fbpx

Vanagandr rilis album split “Cannabisoid” bersama band stoner asal ceko, Selfexile

Vanagandr

Vanagandr;
(Ponorogo, 2 Agustus 2019) Pasca melepas debut EP bertitel “Void Dimension” di penghujung tahun 2018 lalu, Vanagandr, kuartet doom/stoner dari kota Ponorogo, kembali menelurkan satu amunisi baru pada medio tahun ini, yakni sebuah album split hasil kolaborasi mereka bersama Selfexile, trio doom/stoner dari kota Sokolov, Ceko.

Bertajuk “Cannabisoid”, mini album ini memuat 4 buah lagu, yang masing masing berkontribusi sebanyak dua track. Vanagandr berpartisipasi pada single “Acid Dive” dan “Collision”, sementara Selfexile menyumbang “Moribundus” serta “Zeru Vase Duse”.
[post_ad]

Vanagandr x Selfexeli - Cannabisoid

T

erjalinnya kerjasama bilateral antar keduanya bermula dari pertemuan dan hubungan pertemanan mereka melalui jejaring situs musik online, Bandcamp, yang pada saat itu, status mereka sama-sama baru saja merilis album baru. Bermain di ceruk dan domain musik yang serupa, serta saling mengakui bahwa Black Sabbath adalah kiblat musik mereka, maka tak sukar untuk merealisasikan album kolaborasi lintas negara ini.

Vanagandr x Selfexeli - Cannabisoid

Tahap pembuatan mini album “Cannabisoid” ini seluruhnya dikerjakan di Ponorogo, Indonesia, termasuk artwork dan cover yang digarap oleh salah seorang rekan perupa, Arga Kurnia, dengan mengusung tema perseptif menjelang peringatan hari raya kurban di Indonesia. Diproduksi dalam jumlah yang cukup terbatas, yakni sebanyak dua lusin kopi saja, cakram padat “Cannabisoid” dibandrol seharga $3 per-kepingnya, dan dapat dibeli secara daring via alamat e-mail mereka.

Vanagandr:
Gigih Kurnia (gitar), Adhistya (drum), Anggient (bass), Arga Kurnia (vokal)
Bandcamp: vanagandr-voiddimension.bandcamp.com
Instagram: @vanagandrrr
Contact: [email protected]

Selfexile:
Radim Duda (gitar & vokal), Jan (drum), Vesta (bass)
Bandcamp: selfexile.bandcamp.com
Facebook: selfexile
Contact: [email protected]

Previous Article

the Kramus TV Eds #05 review maSKAryoo

Next Article

Circle Fox rilis single ‘SWIM’ dalam format video musik

MORE KEPS
EP Tiga Puluh
Read More

TIGA PULUH, Mini Album ASHARENO, Gambaran Problematika Para ‘30ers.

Seluruh proses kreatif EP Tiga Puluh ini dikerjakan oleh Ashareno dengan bantuan beberapa rekannya. Lirik & lagu ditulis sendiri oleh Ashareno, kecuali untuk lagu Tak Bisa Lupakan yang ditulis oleh Aulia Nurfebrilianti yang mana adalah adik kandung dari Ashareno. Untuk urusan aransemen musik ia dibantu oleh Pandu Prayoga dari Cheery Trees dan Agung Dwi Saputra dari D'Ningrat. Proses perekaman album dilakukan seluruhnya di Lantai Dua Music Production. Sementara untuk pengerjaan mixing & mastering digarap di E-Music Id oleh Vino Mareza.