fbpx

Usia 100 tahun, Dave Bartholomew, sang terompetis legendaris tutup usia

usia-100-tahun-dave-bartholomew-sang-terompetis-legendaris-tutup-usia
Musician Dave Bartholomew on stage at New Orleans Jazz Festival, May 1994. (Photo)

Dave Bartholomew;
terompetis legendaris dikabarkan meninggal dunia pada usianya yang sudah 100 tahun pada Senin (24/6).

Dilansir dari Rolling Stone, Bartholomew, yang namanya berkibar pada era 1950-an ini, meninggal di sebuah rumah sakit di kawasan New Orleans. Ini dikonfirmasi langsung oleh putranya, Dave Bartholomew Jr.

Menurut Bartholomew Jr., ayahnya meninggal karena kondisi yang sudah sangat lemah di usianya yang sudah tua.

“Tubuhnya tidak kuat lagi, dia berusia 100 tahun enam bulan, ini memang sudah saatnya,” kata Bartholomew Jr.

usia-100-tahun-dave-bartholomew-sang-terompetis-legendaris-tutup-usia
Dave Bartholomew – Wikipedia

Di era saat ini, nama Bartholomew mungkin sudah tidak terdengar sama sekali. Namun, pada masa kejayaannya, Bartholomew merupakan nama yang besar. Kontribusinya terhadap dunia musik, terutama blues, soul dan jazz, menjadi salah satu pelopor meroketnya musik rock yang muncul pada awal tahun 60-an.

Bartholomew telah bekerja dengan banyak musisi hebat. Salah satu nama besar yang berkolaborasi dengannya ialah pianis Fats Domino.

Bersama dengan Domino, Bartholomew, yang juga seorang produser dan komposer lagu, menciptakan banyak karya yang nantinya akan diingat pada tahun-tahun berikutnya. “Ain’t That a Shame” salah satu karyanya yang paling terkenal, yang kemudian banyak dibawakan ulang oleh nama-nama besar dunia musik seperti Paul McCartney, John Lennon, Cheap Trick dan masih banyak lagi.

(*)

Berita terbaru, Berita musik terbaru, Berita musik Indonesia, Musik Indonesia, Berita terkini, Berita Hari ini

Previous Article

Kolaborasi bareng Lintang Larasati, Dunianudia rilis "Senandika Tanpa Khotbah"

Next Article

Otonymous : Ali Adrian Didukung Penuh Pertamina Enduro di Kejuaraan Dunia Superbike 1000cc

MORE KEPS
EP Tiga Puluh
Read More

TIGA PULUH, Mini Album ASHARENO, Gambaran Problematika Para ‘30ers.

Seluruh proses kreatif EP Tiga Puluh ini dikerjakan oleh Ashareno dengan bantuan beberapa rekannya. Lirik & lagu ditulis sendiri oleh Ashareno, kecuali untuk lagu Tak Bisa Lupakan yang ditulis oleh Aulia Nurfebrilianti yang mana adalah adik kandung dari Ashareno. Untuk urusan aransemen musik ia dibantu oleh Pandu Prayoga dari Cheery Trees dan Agung Dwi Saputra dari D'Ningrat. Proses perekaman album dilakukan seluruhnya di Lantai Dua Music Production. Sementara untuk pengerjaan mixing & mastering digarap di E-Music Id oleh Vino Mareza.