fbpx

The Panturas Rilis Single ‘Queen of the South’, Persembahan Buat Ratu Pantai Selatan

the panturas rilis single queen of the south

Namanya The Panturas tapi singlenya tentang Pantai Selatan. Panutannya surf rock tapi kan kita semua tahu yak di pantai utara dan pantai selatan (yang konon jadi tempat tinggal Nyi Roro Kidul) enggak bisa dipake buat main surfing. Di Pantura enggak ada ombak, di pantai selatan, ombaknya kelewat gahar.

Apapun alasan di balik nama-nama itu, satu hal yang pasti dianut oleh personel band asal Jatinangor ini tetap meyakini prinsip luhur yang juga diamini band asal tanah pasundan lainnya: Band aing kumaha aing lah, bebas cuy!

Setelah merilis mini album perdana berjudul Mabuk Laut, baru-baru ini The Panturas yang diisi sekumpulan pemuda tanggung siap turun gunung untuk mengarungi derasnya ombak dengan melepas rekaman baru dalam format digital dengan judul Queen of The South.

Faktanya lagu ini Queen of The South merupakan materi rekaman live di Palm House Studio, Jakarta Selatan yang direkam bersamaan dengan materi mini album Mabuk Laut. Namun karena materi ini dinilai berbeda secara nuansa maupun semangat, lagu ini masuk ke dalam album Mabuk Laut dan memilih merilisnya secara terpisah.

“Tapi karena sudah direkam, ibaratnya anak, masak nggak dikenalin ke dunia. Jadi kita rilis saja sekarang, menjadi single tersendiri,” ujar Surya atau Kuya, penabuh drum The Panturas dalam rilisan pers yang kami terima.

Sementara berbicara mengenai tema dari lagu ini, The Panturas masih nggak beranjak jauh dari tema- tema laut di Indonesia. Namun untuk materi satu ini tentu jadi semakin menarik, soalnya lagunya menceritakan tokoh mitos Ratu Pantai Selatan, Nyi Roro Kidul, sosok mitos yang sempat difilmkan dan diperankan oleh almarhumah Suzanna.

“Jadi lagu ini tentang seorang pemuda dan kecanduannya akan cinta yang tak berbalas kepada Sang Ratu,” ujar Abyan Zaki, Sang Vokalis yang menulis lirik lagu ini.

Mengenai proses kreatif, dari segi musik Abyan mengaku banyak dipengaruhi musisi-musisi zaman dahulu seperti Frankie Valli. Sementara dari segi narasi, Abyan atau yang kerap disapa Acin ini mencari bahan bacaan melalui Google.

“Proses kreatifnya melibatkan The Night -nya Frankie Valli, You’re Not the Law -nya Dead 60s, dan hasil googling artikel Hotel Samudra,” tutup Abyan.

Queen of The South resmi diluncurkan pada Jumat (23/11) ini, dengan format video lirik di Youtube. Serta mulai dapat dinikmati melalui berbagai platform streaming pada Senin(26/11). Pengarapan artistik untuk artwork ini dikerjakan oleh Iqbal Mastermind, yang terinspirasi dari komik-komik horror Tatang S.


KEPSIR.com 

Previous Article

Netflix Berencana Garap Cowboy Bebop Jadi Serial Live-Action

Next Article

Sound of Karma Rilis Video Klip "Terilusi"

MORE KEPS
EP Tiga Puluh
Read More

TIGA PULUH, Mini Album ASHARENO, Gambaran Problematika Para ‘30ers.

Seluruh proses kreatif EP Tiga Puluh ini dikerjakan oleh Ashareno dengan bantuan beberapa rekannya. Lirik & lagu ditulis sendiri oleh Ashareno, kecuali untuk lagu Tak Bisa Lupakan yang ditulis oleh Aulia Nurfebrilianti yang mana adalah adik kandung dari Ashareno. Untuk urusan aransemen musik ia dibantu oleh Pandu Prayoga dari Cheery Trees dan Agung Dwi Saputra dari D'Ningrat. Proses perekaman album dilakukan seluruhnya di Lantai Dua Music Production. Sementara untuk pengerjaan mixing & mastering digarap di E-Music Id oleh Vino Mareza.