fbpx

Tepat jadwal, Bring Me The Horizon rilis album terbaru ‘Amo’

bmth%2B %2Bamo%2B
bmth – amo

Bring Me the Horizon, band post-hardcore asal Inggris ini merilis album terbaru bertajuk ‘Amo’ Tepat sesuai jadwal, yaitu 25 Januari 2019.

Album terdiri dari 13 track lagu, yang menampilkan kolaborasi dari beberapa musisi seperti Rahzel, Grimes, dan Dani Filth dari Cradle of Filth.

Sebelumnya sudah ada dua single dari album ini yang dirilis di akun youtube officialnya berjudul “Mantra” dan “Medicine”.

Sejak dirilis pada tanggal 24 Agustus 2018, lagu “Mantra” sudah tayang lebih dari 14 juta kali. Sementara lagu “Medicine” yang dirilis tanggal 3 Januari 2019, sudah ditonton lebih dari lima juta kali.

Album sebelumnya dari band yang beranggotakan Oliver Sykes, Matt Kean, Lee Malia, Matt Nicholls dan Jordan Fish bertajuk That’s Spirit (2014), menempatkan band ini pada posisi No. 2 di tangga album AS dan Inggris.

Sebanyak 11 lagu milik mereka telah diputar lebih dari setengah miliar di Spotify. Album baru ‘Amo’ tampaknya akan memperluas pangsa pasar, dengan “Mantra” memiliki sentuhan rock dan “Medicine” dengan sentuhan electro-pop.

bmth%2B %2Bamo
bmth – amo

Album ‘Amo’ menandai perubahan musik BMTH ke arah yang lebih mainstream dengan unsur musik pop dan elektronik yang cukup kental.

Hal ini sudah pasti jadi pro kontra di kalangan para penggemar. Sang vokalis, Oliver Sykes pun paham akan hal ini. Namun ia nampaknya tidak terlalu ambil pusing akan masalah tersebut.

“Aku pikir para penggemar BMTH gak akan kaget kalau album terbaru BMTH nanti akan berbeda dari album-album sebelumnya,” kata Oliver, dikutip Alt Press.

“Kami suka untuk masuk ke ranah mainstream, kami nggak malu akan hal itu. Kami melihat hal itu sebagai sebuah tantangan; untuk membuat musik yang bisa disukai orang banyak tanpa harus melupakan siapa kami sebenarnya. Itulah misi kami,” lanjutnya.

Berbeda jauh dengan apa yang mereka lakukan di album-album awal ketika masih menganut musik metalcore, bahkan mereka memulai karirnya sebagai band deathcore.

Menurutnya, album ‘Amo’ ini akan terasa lebih eksperimental dibandingkan album-album BMTH sebelumnya.

“Setiap lagu di dalam album ‘amo’ bakal terdengar berbeda. Album ‘Amo’ bakal lebih eksperimental dibandingkan album kami sebelumnya,” kata Oliver.


kepsir.com  situs musik online website musik free download lagu kepsir news berita musik download music mp3 terbaru musik m3 download musik terbaru download download lagu gratis free download mp3 terbaru download lagu pm3 download lagu p3 baru free download lagu terbaru apa musik dowload lg download musik mp3 terbaru d0wnload lagu download download lagu mp3 download lagu mp3 terbaru download lagu terbaru down lagu gratis download musik terbaru cari musik mp3 gratis download lagu di mp3 download lagu baru musik pop indonesia mp3 download lagu2 terbaru  lagu terbaru download  download musik pop  download musik terkini down lagu musik indonesia gratis free download musik  on musik online musik free konser musik music indonesia download lagu musically free download musik mp3 lagu pm3 free download lagu download lagu2 you musik unduh lagu terbaru musik gratis mp3 download musik  indonesia musik terbaru mp3 music lagu lagu2 terbaru download mp3 musik terbaru musik terupdate seni musik lagu dan musik cari musik download musik musik download musik baru download musik musik website musik lagu lagu populer indonesia download lagu pop indo terbaru

Previous Article

Setelah 13 tahun, The Adams akhirnya menuntaskan penantian panjang lewat album "Agterplaas"

Next Article

[Events] Palapa44 - Suka Sama Suka 02 Group Exhibition

MORE KEPS
EP Tiga Puluh
Read More

TIGA PULUH, Mini Album ASHARENO, Gambaran Problematika Para ‘30ers.

Seluruh proses kreatif EP Tiga Puluh ini dikerjakan oleh Ashareno dengan bantuan beberapa rekannya. Lirik & lagu ditulis sendiri oleh Ashareno, kecuali untuk lagu Tak Bisa Lupakan yang ditulis oleh Aulia Nurfebrilianti yang mana adalah adik kandung dari Ashareno. Untuk urusan aransemen musik ia dibantu oleh Pandu Prayoga dari Cheery Trees dan Agung Dwi Saputra dari D'Ningrat. Proses perekaman album dilakukan seluruhnya di Lantai Dua Music Production. Sementara untuk pengerjaan mixing & mastering digarap di E-Music Id oleh Vino Mareza.