fbpx
PETRA SIHOMBING

Single terbaru Petra Sihombing bersama Teddy Adhitya ditengah Pandemik, ‘APA’?

‘Apa?’ akan menjadi rilisan Petra ke-4 di tahun ini, apa pesan yang ingin coba Petra sampaikan melalui lagu ini?

“ Di lagu ini gue melontarkan pertanyaan yang menurut gue semua orang pasti pernah nanya. Apa sih yang sebenernya kita cari? Dari sekian banyak self-help book yang gue baca, nggak ada satupun yang berhasil menjawab ini. Menurut gue dalam menulis nggak selalu harus ada ujung positifnya. Kadang cuma pengen orang lain bisa ikut ngerasain, atau ikut mempertanyakan,hal-hal yang gue pikirin.

Kali ini, Petra berkolaborasi dengan Teddy Aditya dalam lagu ‘Apa?’, pengalaman apa yang Petra pelajari dalam proses kreatifnya?

“ Teddy salah satu songwriter favorit gue. Kita berteman jugaudah cukup lama dan deket. Setelah gue dapet reff-nya, gue kepikiran dia ikutan juga di lagu ini. Feeling gue cukup kuat kalo Teddy bisa nyampein sesuatu juga disini. Untuk penulis yang jarang pake Bahasa Indonesia, hasilnya wow banget. Gue seneng banget karena ternyata dia bisa enjoy dalam proses penulisan ‘Apa?’.

ARTWORK - APA
ARTWORK – APA

Cover artwork lagu ‘Apa?’ terasa beda dengan rangkaian artwork sebelumnya, pesan apa yang ingin disampaikan melalui cover artwork ini?

 “Gue merasa manusia pasti nyari. Nyari terus aja. Kadang nggak tahu apa yang dicari. Dan sesuatu yang dalam sedang dalam proses, bentuknya kadang nggak balance dan berantakan.”

Di masa pencegahan pandemik ini, sebagai musisi bagaimana cara Petra berkontribusi ke masyarakat untuk bisa bertahan melewati masa karantina ini?

“ Gue masih tetep rilis sebulan sekali seperti rencana awal tahun. Gue mencoba untuk ngasih buah pikiran buat pendengar gue, atau setidaknya menghibur. Sepertinya gue juga akan jualan merchandise untuk ngebantu crew panggung gue yang sekarang ini nggak ada kerjaan karena nggak ada panggung.”

Selama rilisan sebulan sekali ini, Petra rutin mengirimkan kartu pos sebagai media altermatif berkomunikasi dengan kerabat dan pendengar musik kamu. Namun kiriman dibulan ini, Petra mengirimkan 2 kartu pos sekaligus. Yang satuadalah ucapan Petra untuk yang menerima kartu posnya, yang satunya berupa kartu pos kosong. Apa tujuan Petra mengirimkan kartu pos kosong itu?

“Disaat lo udah dapet sesuatu, kayanya baik kalo lo ngasih sesuatu juga. Semacam “pay it forward”. Gue percaya kalo hidup lo banyak inputnya, harus banyakjuga outputnya. Kalo nggak, kepenuhan. Bisa meledak atau hancur. Jadi sekarang gue ngasih 2 kartu pos, 1 buat lo, dan 1 lagi buat orang terdekat lo. Biar orang lain pun bisa ngerasain apa yang lo rasain waktu dapet itu.”


More information:
Twitter: @petra_sihombing
Instagram: @petra_sihombing

(*)

Previous Article
Mad Madmen

Mad Madmen Luncurkan Lagu Terbaru Berjudul "5's & 7's"

Next Article
GARUNTANG GANK

Duo rock dari Bandar Lampung, Garuntang Gank resmi rilis EP "bluesaga" dalam format digital

MORE KEPS
EP Tiga Puluh
Read More

TIGA PULUH, Mini Album ASHARENO, Gambaran Problematika Para ‘30ers.

Seluruh proses kreatif EP Tiga Puluh ini dikerjakan oleh Ashareno dengan bantuan beberapa rekannya. Lirik & lagu ditulis sendiri oleh Ashareno, kecuali untuk lagu Tak Bisa Lupakan yang ditulis oleh Aulia Nurfebrilianti yang mana adalah adik kandung dari Ashareno. Untuk urusan aransemen musik ia dibantu oleh Pandu Prayoga dari Cheery Trees dan Agung Dwi Saputra dari D'Ningrat. Proses perekaman album dilakukan seluruhnya di Lantai Dua Music Production. Sementara untuk pengerjaan mixing & mastering digarap di E-Music Id oleh Vino Mareza.