fbpx

Sebuah pesan untuk menemani rintik hujan dari Gani

Gani A Letter To the Rain

G ani,
Solois asal Bandung ini akhirnya merilis EP perdana dalam format digital. Ada empat lagu yang menyuguhkan kisah cinta dari banyak sudut pandang berbeda. A Letter To the Rain adalah judul EP yang ia pilih. Debut Album dari Gani secara resmi dirilis pada tanggal 3 Mei 2019 lalu.

Gani yang mengidolakan David Bowie, Queen dan Radiohead ini melalui karya yang iakerjakan sendiri dari mulai penulisan lagu hingga produksinya tersebut mencoba untuk menyampaikan indah dan sedihnya cinta dalam bentuk musik yang mudah untuk didengar dan menyelipkan unsur lo – fi agar lebih dramatis dan mudah diresapi.

A Letter To the Rain artwork
Gani – A Letter To the Rain / Artwork 

Empat lagu ini memiliki satu benang merah yang sama, tidak jauh – jauh dari cinta,namun lebih spesifik contohnya dari track 1 yang berjudul “Borderline”, lagu ini menceritakan tentang seorang pria yang memiliki pasangan seorang pengidap borderline personality disorder, yang emosinya kerap berubah setiap saat, maka dari itu Ganimenyelipkan pesan bahwa sebagai pasangan kita harus lebih bijak dalam menghadapi masalah,dan sebisa mungkin memposisikan diri sebagai seorang yang sangat bersahabat dengannya.

Terdapat 4 track yang ada di dalam EP ini diantaranya:

  1. Borderline
  2. Be My Part
  3. Luruh
  4. Dank Ala Sang Langit Terluka

Sound ambience dan echo yang cukup tebal seperti yang terdapat dibeberapa track di EP ini konon dipercaya dapat memberikan rasa rileks pada otak manusia . Gani berharap melalui debut EP A Letter To the Rain bisa lebih menjangkau para pendengar yang ingin merasakan kisah cinta yang mereka berikan lewat suasana yang lebih tenang dan dalam.

Saat ini, album A Letter To the Rain sudah bisa didengarkan di segala platform musik anak muda masa kini.

More information:
Instagram : @ganinurdiyana

Previous Article

15 koleksi lagu piilihan Red Hot Chili Peppers

Next Article
Bandha Ayub

Suka Suka Interview Vol.10 : Bukan Soal Harga !

MORE KEPS
EP Tiga Puluh
Read More

TIGA PULUH, Mini Album ASHARENO, Gambaran Problematika Para ‘30ers.

Seluruh proses kreatif EP Tiga Puluh ini dikerjakan oleh Ashareno dengan bantuan beberapa rekannya. Lirik & lagu ditulis sendiri oleh Ashareno, kecuali untuk lagu Tak Bisa Lupakan yang ditulis oleh Aulia Nurfebrilianti yang mana adalah adik kandung dari Ashareno. Untuk urusan aransemen musik ia dibantu oleh Pandu Prayoga dari Cheery Trees dan Agung Dwi Saputra dari D'Ningrat. Proses perekaman album dilakukan seluruhnya di Lantai Dua Music Production. Sementara untuk pengerjaan mixing & mastering digarap di E-Music Id oleh Vino Mareza.