fbpx
PAYUNG TEDUH

Respon Payung Teduh untuk situasi saat ini melalui single terbaru, ‘Renung’

Saat ini keadaan di bumi kita memang sedang tidak memungkinkan untuk melakukan aktivitas seperti biasanya. Dengan adanya pandemi Covid-19 yang menjadi ketakutan seluruh umat manusia di dunia. Sesuatu yang juga mempengaruhi banyak sekali sector yang penting di manapun virus ini menghampiri. Kabar sedih itu juga ditambah dengan beberapa kehilangan yang mendalam baik dari orang terdekat yang terdampak, hingga orang-orang yang dijadikan idola di masyarakat luas. Itulah kenapa, Payung Teduh merasa harus memberikan respon akan hal ini.

ARTWORK RENUNG PAYUNG TEDUH
ARTWORK \ RENUNG \ PAYUNG TEDUH

Betul, memang kata respon adalah satu kata yang tepat untuk mewakili apa yang dilakukan oleh Payung Teduh lewat single terbarunya berjudul ‘Renung’ ini.

Setidaknya, lagu ini adalah sebuah ajakan Payung Teduh pada orang-orang yang mendengarkan untuk kembali merenung. Memaknai apa yang telah terjadi. Mulai dari sulitnya merasakan kembali kebersamaan, karantina yang menjauhkan setiap insan di dunia, dan masih banyak lagi lainnya. Hal itulah yang ingin dituangkan oleh Payung Teduh lewat ‘Renung’.

PAYUNG TEDUH
PAYUNG TEDUH Doc. Payung Teduh

Dirilis di sekitaran pertengahan atau akhir Mei 2020, lagu ini sengaja diransemen dengan simpel sehingga maknanya juga bisa tersampaikan kepada pendengarnya. Selain itu, lagu yang direkam sebelum PSBB diadakan ini menjadi harapan Payung Teduh agar pandemi ini segera berakhir, dan akhirnya kita bisa bersama lagi seperti sedia kala.

Track title: Renung \ Songwriter: Alejandro Saksakame (drummer) \ Performed by: Payung Teduh \ Vocal: Marsya Ditia & Alejandro Saksakame \ Guitar & Guitalele: Ivan Penwyn \ Composer: Alejandro Saksakame (drummer) & Ivan Penwyn (guitrarist) \ Produced: Payung Teduh \ Mixed: Dimas Martokoesoemo (Als Studio) \ Mastered: Dimas Martokoesoemo (Als Studio) \ Label: Independent

More information:
Instagram : @payungteduhofficial
Twitter : @payungteduh
Facebook : Payung Teduh
Youtube : Payung Teduh Official

(*)

Previous Article
Miftah Bravenda

Menggandeng Sandra Bullet, Miftah Bravenda merilis single baru “Why Can’t You Love Me”

Next Article
GRACE

Berkolaborasi bersama musisi asal Sydney, Glenn Lumanta, GRACE. Rilis Single Perdana “On Repeat”

MORE KEPS
EP Tiga Puluh
Read More

TIGA PULUH, Mini Album ASHARENO, Gambaran Problematika Para ‘30ers.

Seluruh proses kreatif EP Tiga Puluh ini dikerjakan oleh Ashareno dengan bantuan beberapa rekannya. Lirik & lagu ditulis sendiri oleh Ashareno, kecuali untuk lagu Tak Bisa Lupakan yang ditulis oleh Aulia Nurfebrilianti yang mana adalah adik kandung dari Ashareno. Untuk urusan aransemen musik ia dibantu oleh Pandu Prayoga dari Cheery Trees dan Agung Dwi Saputra dari D'Ningrat. Proses perekaman album dilakukan seluruhnya di Lantai Dua Music Production. Sementara untuk pengerjaan mixing & mastering digarap di E-Music Id oleh Vino Mareza.