fbpx

Rayakan Cassette Store Day 2018, Sajama Cut Rilis Ulang Chinese Magicians

KEPSIR SAJAMA CUT

Sajama Cut,
Turut merayakan Cassette Store Day 2018, band independen beraliran rock asal Jakarta, Sajama Cut, akan merilis kaset EP Chinese Magicians. Album ini bukanlah materi baru dari band beranggotakan Marcel Thee (vokal), Dion Panlima Reza (gitar), Banu Satrio (drum) dan Hans Patria (keyboard). EP ini awalnya hanya dirilis secara digital pada Record Store Day 2011.

“Chinese Magicians sebenarnya adalah EP yang dirilis pada 2011 oleh sebuah label rekaman di Inggris, Lazy Acre Records, untuk fans kami di sana. Mayoritas lagu aslinya adalah beberapa lagu dari album Manimal,” kata Marcel. Pada era itu, Sajama Cut memang aktif menciptakan lagu meski tak semuanya dirilis. Ditambah lagi, hanya beberapa yang dikeluarkan ke publik.

Marcel menambahkan, “Namun, kala itu Sajama Cut sebenarnya cukup aktif memproduksi lagu-lagu yang dirilis secara terbatas. Maksudnya, hanya dalam format fisik yang terbatas. Lagu bonus di sini, “Evil Twin”, merupakan sebuah lagu yang waktu itu sedang sering dibawakan live. Menurut gue, itu cukup seru karena ada percampuran antara melodi-melodi ala Manimal dan harmonisasi yang mulai kami suka waktu itu.”

Band yang telah merilis 3 album ini mempunyai alasan tersendiri merilis ulang Chinese Magicians pada tahun ini. “Secara lirik, ‘Evil Twin’ menarik karena merujuk pada fanatisme dalam berbagai konteks. Jadi, yang rasanya relevan pada 2011 itu, sedihnya semakin relevan pada 2018 ini,” papar Marcel.

Artwork%2BCover%2BKaset%2BSajama%2BCut%2B %2BDOK%2BLangen%2BSrawa%2BRecords

Chinese Magicians versi kaset akan perdana dirilis pada gelaran Cassette Store Day Indonesia, yakni 13 Oktober 2018. Kaset ini dirilis terbatas oleh Langen Srawa Records seharga Rp 60.000. Versi digitalnya dapat dinikmati di iTunes dan berbagai platform online lainnya.

Kaset Chinese Magicians semakin melengkapi rilisan Langen Srawa Records. Sebelumnya, label rekaman independen asal Tangerang ini telah merilis sejumlah album, yakni Semburat Silang Warna (The Upstairs), EP Jingga dan Batas Kota (Candrabhakti), Love (Dear Nancy), Evergreen (Ballads of the Cliché), Dramaturgi Underground (Morfem), Neurobic (Hightime Rebellion), Tropical Industries (The CatPolice), EP Love Trilogy (Rumahsakit), Alkisah (Theory of Discoustic), dan Paintings
(Ballads of the Cliché).

Distribusi%2BKaset%2BSajama%2BCut%2B %2BDOK%2BLangen%2BSrawa%2BRecords


www.kepsir.com

Previous Article

Harlan Boer Rilis Album Baru "Bila Lapar Melukis"

Next Article

Sebagai Interpretasi Kejadian Masa Lalu, Noemi Rilis Single Ketiga "Menyublim"

MORE KEPS
EP Tiga Puluh
Read More

TIGA PULUH, Mini Album ASHARENO, Gambaran Problematika Para ‘30ers.

Seluruh proses kreatif EP Tiga Puluh ini dikerjakan oleh Ashareno dengan bantuan beberapa rekannya. Lirik & lagu ditulis sendiri oleh Ashareno, kecuali untuk lagu Tak Bisa Lupakan yang ditulis oleh Aulia Nurfebrilianti yang mana adalah adik kandung dari Ashareno. Untuk urusan aransemen musik ia dibantu oleh Pandu Prayoga dari Cheery Trees dan Agung Dwi Saputra dari D'Ningrat. Proses perekaman album dilakukan seluruhnya di Lantai Dua Music Production. Sementara untuk pengerjaan mixing & mastering digarap di E-Music Id oleh Vino Mareza.