fbpx

Perkenalkan, “TYPOP” – Seperti Band Pop Pada Umumnya

typo%2Blogo

2018 perjalanan dari Bang Roman & Mas Tikno dari kota yang semakin hari semakin sesak, Bandar Lampung.

Tergabung dalam “Typop” petualangan baru saja dimulai, perjalanan yang nantinya pasti akan penuh dengan dinamika dan drama.

Lalu siapakah mereka, tentu saja mereka adalah sosok manusia yang terkadang sok tau, sok orisinil, tak jarang juga mereka sering meng-klaim bahwa mereka berbeda dan terbaik. walau sungguh hal itu yang ingin mereka hilangkan.

Berikut obrolan singkat antara Bang Roman & Mas Tikno ketika mereka bertemu kembali yang berhasil dicuri dengar

Mas Tikno : “Eh, Strees nih udah lama gak manggung. bikin band aja yok?”
Bang Roman : “ya udah ayok”

Begitulah ceritanya sampai akhirnya band ini terbentuk bermula dari kejenuhan luar biasa akan aktifitas dan rutinitas yang biasa dilakukan, maka perlahan walau belum tentu pasti terbentuklah karya yang mungkin disengaja atau mungkin tidak sama sekali, yang berakhir manis walau tanpa gula.

Rencana Tuhan siapa yang tahu.

“KALA”
BAGIAN TUBUH MANA YANG SEDANG BERAMAH TAMAH
APAKAH NAFAS YANG MEMBURU
ATAU KERINGAT BERCAMPUR PELUH BASAH
KITA TIDAK SEDANG BERFIKIR JERNIH
HANYA MELIHAT SESUATU DARI SISI SATU
SAAT INI AKU DAN KAMU SEIRAMA
ENTAH ESOK ATAU LUSA MUNGKIN NANTI

“Semuanya akan baik” saja Astuti, bukankah ini bukan pertama kalinya buat kamu?” ujar Bram yang memiliki perawakan tidak terlalu tegap, namun tak bisa dipungkiri bahwa pesona wajahnya bisa menaklukan hati para wanita yang melihatnya sambil meneguk segelas air putih yang ia tuang dari meja yang terletak disudut kafetaria kelas menengah.

Dibesarkan dilingkungan yang menjujung tinggi budaya ketimuran tak lantas menjadikannya anak muda yang penurut. memang dirumahnya Bram anak yang penurut dan cenderung pendiam. pergaulan menjadikan Bram jadi sosok pembangkang dan senang untuk mencoba hal baru yang kadang sering menjurus ke arah bahaya.

***

Hari itu seperti biasanya Bram menghabiskan harinya disebuah kafetaria yang terkenal di kotanya. Ia sengaja memilih tempat duduk di sudut agar lebih leluasa untuk melihat sekitar. Dengan setelan khas anak muda pada jamannya, Bram sore itu terlihat sangat necis. Dengan kemahirannya mengolah kata dan juga ketampanan parasnya jelas bukan tidak mungkin bram untuk tebar pesona pada gadis-gadis cantik yang juga ramai yang mengunjungi tempat itu.

Tak sampai 10 menit seorang dara takluk dihadapan Bram, Astuti namanya tubuhnya mungil, dari wajahnya jelas terlihat usianya masih belia, mungkin baru lulus SMTA, terlihat keduanya sangat menikmati obrolan hingga tak terasa waktu terus bergulir menuju senja.

Hari berganti minggu, minggu berganti bulan kedua nya semakin akrab, tak ada waktu yang tak dihabiskan bersama.ini adalah bulan kesekian dari jumpa pertama Bram dan Astuti,

***

Sore itu, masih di kafetaria dengan tempat yang sama saat pertama kali bertemu, dimeja sudut yang sama dengan menu yang sama keduanya kembali bertemu, namun dari wajah Astuti terlihat sesuatu yang berbeda mengisyaratkan penyesalan yang mendalam.


“KALA” – Sudah tersedia di layanan musik streaming kesayangan anda.

IG : TYPOP_GO
YOUTUBE : TYPOP GO
FB : TYPOP
CP : 085269031241


Previous Article

Serial Netlfix "The End of the F***ing World" Bakalan Lanjut ke Season 2

Next Article

Mulai Sekarang, Pastikan Acting Lu Gak Over!

MORE KEPS