fbpx

Mothern, Grup Alternatif Asal Jakarta, Merilis Mini Album Perdana

mothern

Mothern, grup alternatif pendatang baru asal Jakarta ini, ngerilis EP perdananya yang berjudul Afterdark pada hari Selasa (21/8) lalu. Sebelum Afterdark diluncurin, Mothern udah ngerrilis dua dari lima lagu yang terdapat di dalam EP perdana mereka sebagai single, yaitu “Survivor” dan “Drastic”.

Afterdark direkam di Soundpole Studio dan diproduserin sama Wisnu Ikhsantama, sosok yang membidani rekaman artis-artis kayak Feast dan Glaskaca. Seluruh track drum di Afterdark direkam sama Dias Widjianto yang merupakan personel dari Glaskaca.

EP perdana Mothern ini terdiri dari lima nomor yang berbalut sound modern ambisius, isinya kaya akan progresi dan instrumentasi—ditunjukin lewat bauran unsur elektronik dan instumen band yang kian beriring maupun berganti-ganti. Tapi, hasil akhir Afterdark tetep nunjukin kecakapan para personelnya dalam nentuin proporsi.

“Saya pikir melalui Afterdark, kami memperkenalkan sebuah dystopian future. Sebuah masa depan di mana semua harapan telah hilang dan kita hidup di situasi seperti neraka. Mungkin masa ini berada sekitar 70 hingga 80 tahun ke depan dari waktu kita hidup sekarang,” jelas gitaris sekaligus pemain synthesizer dari Mothern, Rastafarian, tentang tema yang diangkat dalam Afterdark.

Mothern terdiri dari Pandu Priyanto di vokal dan gitar, Rastafarian di gitar dan synthesizer, serta Ananda Kurniawan di bass. Ketiganya ngebentuk Mothern pada akhir tahun 2017.

Oiyah, saat ini Afterdark udah tersedia di berbagai layanan streaming.

mothern afterdark


Previous Article

Kayaknya Ini Penyebab Musik Rock Masa Sekarang Ini Jadi Stagnan

Next Article

Lewat Album Ruang Waktu Angsa & Serigala Lahir Kembali

MORE KEPS
EP Tiga Puluh
Read More

TIGA PULUH, Mini Album ASHARENO, Gambaran Problematika Para ‘30ers.

Seluruh proses kreatif EP Tiga Puluh ini dikerjakan oleh Ashareno dengan bantuan beberapa rekannya. Lirik & lagu ditulis sendiri oleh Ashareno, kecuali untuk lagu Tak Bisa Lupakan yang ditulis oleh Aulia Nurfebrilianti yang mana adalah adik kandung dari Ashareno. Untuk urusan aransemen musik ia dibantu oleh Pandu Prayoga dari Cheery Trees dan Agung Dwi Saputra dari D'Ningrat. Proses perekaman album dilakukan seluruhnya di Lantai Dua Music Production. Sementara untuk pengerjaan mixing & mastering digarap di E-Music Id oleh Vino Mareza.