fbpx

“Mondial” mini album dari Snollygoster

Snollygoster
Snollygoster;
Musik rock belakangan ini kembali naik ke permukaan setelah cukup lama tersaingi oleh beberapa aliran musik lain. Itu lah yang membuat Snollygoster, unit rock asal depok yang ingin mengembalikan kejayaan musik rock seperti dulu.

Snollygoster terbentuk pada pertengahan tahun 2018, beranggotakan 5 orang yang terdiri dari Wibi(leat guitar) , Eryc (ryhtem guitar), Faden (drum), Rafif (vocal) dan Nando (bass). Mereka memainkan musik rock yang terinspirasi dari Black sabbath, Led Zeppelin, Kadavar dan THE S.I.G.I.T. Penggagas dari band ini yaitu wibi dan faden,kemudian mengajak bergabung Rafif, Eryc dan Nando. Sebelum formasi yang sekarang, sempat terjadi pergantian formasi.
[post_ad]Pada tanggal 11 Oktober 2019 lalu, Snollygoster merilis sebuah EP yang berjudul Mondial. Mondial diambil dari kata sifat dalam kamus besar bahasa Indonesia yang memiliki arti seluruh dunia.

Snollygoster
Artwork – Mondial / Snollygoster

Kata Mondial dipilih karena isi dari EP ini adalah cara Snollygoster melihat dunia secara keseluruhan.

Salah satu lagu mereka yang berjudul “merdeka”, Snollygoster mencoba menggambarkan kondisi Indonesia yang pada kenyataan belum benar – benar merdeka. Lirik mereka seolah – olah bertanya apakah Negara tercinta kita ini sudah benar –benar merdeka. Irama yang diberikan di lagu ‘Merdeka’ ini pun juga ikut mewarnai isi dari liriknya.

EP Mondial sudah dapat didengarkan diplatform musik digital spotify, dezeer, soundcloud, dan apple music.

More information:
Instagram: @snollygoster.id

Previous Article

Spin Your Wheels, 12 track ear catchy miliknya Texpack

Next Article

"I’m Okay, I’m Not Okay", romansa anak muda dari Astera

MORE KEPS
EP Tiga Puluh
Read More

TIGA PULUH, Mini Album ASHARENO, Gambaran Problematika Para ‘30ers.

Seluruh proses kreatif EP Tiga Puluh ini dikerjakan oleh Ashareno dengan bantuan beberapa rekannya. Lirik & lagu ditulis sendiri oleh Ashareno, kecuali untuk lagu Tak Bisa Lupakan yang ditulis oleh Aulia Nurfebrilianti yang mana adalah adik kandung dari Ashareno. Untuk urusan aransemen musik ia dibantu oleh Pandu Prayoga dari Cheery Trees dan Agung Dwi Saputra dari D'Ningrat. Proses perekaman album dilakukan seluruhnya di Lantai Dua Music Production. Sementara untuk pengerjaan mixing & mastering digarap di E-Music Id oleh Vino Mareza.