fbpx
HUMINOID

Modern hardcore asal Manado, Huminoid – rilis EP terbaru dari berjudul “All Hell Broke Loose”

Huminoid merupakan band cadas dari Manado, Indonesia yang memainkan musik yang mereka ingin dengar dan menggabungkan gaya musik cadas yang berbeda-beda tanpa harus takut melanggar batasan dan terpaku ke gaya tertentu. Secara lirik mereka berbicara tentang masalah pribadi hingga masalah sosial di sekitar.

Band cadas dari Manado, Huminoid baru saja merilis demo pertama mereka yang berjudul ‘All Hell Broke Loose’ pada 01 Oktober. Gaya musik mereka yang dulunya death metal telah berkembang menjadi style sound yang lebih heavy, lebih jahat, dan lebih terpengaruh oleh style metalic-heavy hardcore tetapi tidak menarik diri jauh dari roots old school death metal mereka.

Band ini mendemonstrasikan perpaduan hardcore dan death metal dalam demo ini. Perpaduan gaya ini akan meremukkan telinga Anda lewat riff-riff breakdown-slam, panic chord, growl yang mencabik tenggorokan, dan dengan bumbu produksi yang raw. Beberapa band seperti Jesus Piece, Year of the Knife, Knocked Loose, End, Code Orange, Varials, Vein, serta band-band deathcore awal mereka rakit ulang menjadi bunyi yang menghantam telinga.

COVER ALL HELL BROKE LOOSE
Artwork – Humidoid – All hell Broke Loose

Huminoid juga menambahkan sampel horror dan obscure antar lagu untuk melengkapi suasana suram pada demo 3 lagu ini. Jika kalian penggemar musik death-core klasik dan musik heavy hardcore, kalian mungkin akan melirik demo ini.

Huminoid merupakan band cadas dari Manado, Indonesia yang memainkan musik yang mereka ingin dengar dan menggabungkan gaya musik cadas yang berbeda-beda tanpa harus takut melanggar batasan dan terpaku ke gaya tertentu. Secara lirik mereka berbicara tentang masalah pribadi hingga masalah sosial di sekitar.

HUMINOID
Modern hardcore asal Manado, Huminoid – rilis EP terbaru dari berjudul “All Hell Broke Loose”

Dibentuk pada tahun 2017 sebagai band death metal, digawaingi Luky Ibrahim (vocals), Matthias Kaunang (guitars,vocals), Mario Sarayar (bass) dan Zacky Jan (drums), Huminoid telah melalui beberapa perubahan lineup dan sekarang musik mereka telah berevolusi menjadi campuran musik hardcore dan death metal.

Terdapat agresi dari hardcore dan metalcore tahun 90-an dan awal 00-an dan bumbu-bumbu blast beat ala death metal dan riff-riff slamming. Mereka salah satu band cadas paling ditunggu di kota asal mereka. Huminoid akan merilis demo debut mereka yang bertajuk ‘All Hell Broke Loose’ pada 01 Oktober.

More information:
Mail: moshpitrecs@gmail.com
Instagram: @moshpitrecs
Facebook: moshpitrecs

Previous Article
isu rasisme dan pengetahuan sains

Isu Rasisme dan Pendekatan Sains

Next Article
Lenstarasta rilis single satu hati

Arti Kebersamaan oleh Lenstarasta dalam single 'Satu Hati'.

MORE KEPS
EP Tiga Puluh
Read More

TIGA PULUH, Mini Album ASHARENO, Gambaran Problematika Para ‘30ers.

Seluruh proses kreatif EP Tiga Puluh ini dikerjakan oleh Ashareno dengan bantuan beberapa rekannya. Lirik & lagu ditulis sendiri oleh Ashareno, kecuali untuk lagu Tak Bisa Lupakan yang ditulis oleh Aulia Nurfebrilianti yang mana adalah adik kandung dari Ashareno. Untuk urusan aransemen musik ia dibantu oleh Pandu Prayoga dari Cheery Trees dan Agung Dwi Saputra dari D'Ningrat. Proses perekaman album dilakukan seluruhnya di Lantai Dua Music Production. Sementara untuk pengerjaan mixing & mastering digarap di E-Music Id oleh Vino Mareza.