fbpx
Goodnight Electric Dok. Goodnight Electric

Misteria, album baru yang tak terencana Goodnight Electric

Berisi 2 track instrumental 4 track full song termasuk – Dopamin dan 2 bonus track Erotika dan VCR single yang dirilis sebelumnya dalam bentuk single ganda piringan hitam 7 inci, Goodnight Electric tampil dengan wajah baru di album ini setelah lama vakum.

Dengan diperkuat Vincent Rompies (Bass) dan Andi Hans (Gitar) sebagai member baru yang membuat materi album ini jadi terasa berbeda dengan materi-materi sebelumnya. Kali ini Henry Batman, Oomleo dan Bondi bereksplorasi dengan lebih banyak menggunakan instrumental organik yang membuat musiknya jadi lebih humanis ke dalam album Misteria, Henry juga mulai intens menggunakan bahasa Indonesia di semua lagu dengan tema yang variatif.

grup band goodnight electric merilis album misteria
Goodnight Electric Dok. Goodnight Electric

Awalnya, album Misteria ini, hanya direncanakan rilis sebagai album mini yang berisikan tiga sampai empat lagu. Jadwal rilisnya juga gak direncanakan bakal di tengah pandemi COVID-19 dan bahkan ingin diundur sampai setelah Idul Fitri 2020.

“Sebenarnya pengin dirilis April 2020. Gara-gara COVID-19 jadi berubah dan ada wacana setelah Lebaran. Tapi, kalau nanti masih pandemi, sama aja bohong. Jadi, akhirnya rilis aja walau mundur beberapa minggu,” kata Henry dalam konferensi pers virtual, Jumat (8/5).

artwork-misteria-album
Artwork album Misteria dari Goodnight Electric Dok. Goodnight Electric

Selain materi dan jadwal rilis, Henry, Bondi, dan Oomleo juga gak merencanakan bakal ketambahan personel. Mereka adalah Andi Hans (gitar), Vincent Rompies (bass), dan Priscilla Jamail (backing vocal).

“Andi Hans udah pernah diajak workshop, Vincent itu di akhir 2019 ngajak bikin band, tapi gue bilang setelah produksi album dulu. Terus, sadar gue butuh bassist, kenapa enggak ajak dia aja? Kalau Priscilla emang udah diajak dari single VCR dan Erotika,” jelas Henry.

Vincent sendiri sebagai anggota baru merasa tertantang setiap membawakan lagu-lagu lama kayak Rocket Ship Goes By. Ia harus mengisi bass agar gak bertabrakan.


Album Misteria ini menjadi langkah awal Goodnight Electric untuk menuju album penuh berikutnya yang direncanakan bakal mulai diproduksi pertengahan tahun ini.

(*)

Previous Article
Jugo Djarot

Jugo Djarot, salah satu roster Limited Days, meluncurkan single baru 'Aeroplane'

Next Article
Miftah Bravenda

Menggandeng Sandra Bullet, Miftah Bravenda merilis single baru “Why Can’t You Love Me”

MORE KEPS
EP Tiga Puluh
Read More

TIGA PULUH, Mini Album ASHARENO, Gambaran Problematika Para ‘30ers.

Seluruh proses kreatif EP Tiga Puluh ini dikerjakan oleh Ashareno dengan bantuan beberapa rekannya. Lirik & lagu ditulis sendiri oleh Ashareno, kecuali untuk lagu Tak Bisa Lupakan yang ditulis oleh Aulia Nurfebrilianti yang mana adalah adik kandung dari Ashareno. Untuk urusan aransemen musik ia dibantu oleh Pandu Prayoga dari Cheery Trees dan Agung Dwi Saputra dari D'Ningrat. Proses perekaman album dilakukan seluruhnya di Lantai Dua Music Production. Sementara untuk pengerjaan mixing & mastering digarap di E-Music Id oleh Vino Mareza.