fbpx

“Making Love”, Single Terbaru Mr. Reno yang di Garap dengan se-Indie Indienya Indie

KEPS mr reno

Mr. Reno,
Berbekal kemampuan, wajah dan dompet yang serba pas, tidak lebih perjalanan ini dimulai. Pada
tahun 2006 tebentuklah sebuah band bergenre alternatif pop country bernama The Krotjo sebagai
prototype bermusik seorang Reno. Dengan personel yang pas-pasan dan sebagai gitaris sekaligus vokalis yang terbilang bersuara pas-pasan pula, akhirnya perjalanan pun dimulai.

Diawali dengan mengemis dari panggung ke panggung The Krotjo mencoba melawan derasnya arus progressive rock yang sedang booming pada tahun itu. “Kalo gak Dream Theater, bukan musik!”, slogan “anak ben” kala itu.

Dua tahun berlalu tanpa apresiasi, tahun 2008 The Krotjo baru mendapat apresiasi pertama dalam gelaran festival Country Sound Of Adventure. Dan di tahun 2009 The Krotjo coba ikutan sebuah kompetisi yang diadakan oleh salah satu provider telekomunikasi dan masuk sebagai salah satu dari 3 band yang mewakili Lampung, yang akhirnya memasuki 10 besar Sumatera dan dibuatkan album kompilasi yang berjudul “De Jong Sumatranend Bond”. Rilis di tahun 2010 dan kurang laku dipasaran.

Tahun 2010 hingga 2012 merupakan awal bagi seorang Reno bergelut dengan musik tradisional. Merasa ada sesuatu yang hilang dan mungkin rindu, Reno dengan mantan partner kerjanya membentuk band bernama Kearifan Lokal. Ini merupakan bentuk kolaborasi antara musik tradisional dengan musik yang jalan-mandek dan akhirnya bubar.

Ditahun 2014 sampai 2016, Reno membuat band baru yang bernama Akar Pohon bersama 2 orang sahabatnya; Joy dan Heri yang berakhir mandek juga. Masih dipertengahan tahun 2016, Reno akhirnya menyerah dengan belajar menjadi realistis menyerahkan jasanya untuk sebuah band yang lumayan memiliki nama di Bandar Lampung.

Dan di tahun 2018 ini ia kembali berkarya, tetapi tidak ditemani siapa-siapa, Reno mencoba membuat karya musik dengan cara yang seadanya.

Tanpa ada tendensi dari siapa-siapa, tanpa konsultasi dengan siapa-siapa, tanpa menggunakan tempat recording siapa-siapa dan gak dirumah siapa-siapa. Hanya bermodalkan PC dengan RAM 2 GB, mic murah ala youtubers pemula kekinian serta bermodalkan jaringan internet yang dia dapat dari tethering. Dengan diproduseri oleh diri sendiri, dioperatori oleh diri sendiri, dinyanyikan oleh sendiri, dan didistribusikan secara digital oleh dirinya sendiri, Mr. Reno berani mengeluarkan solo single yang berjudul “Making Love”.

“Making Love” sendiri berisi sebuah kejujuran yang belum pernah diungkapkan oleh lelaki manapun di Indonesia. Sebuah ungkapan cinta yang tidak biasa dari seorang pria kepada wanita yang
dicintainya. Karna menurut Mr. Reno sendiri, “selalu ada sisi nakal dalam setiap romantisme, tapi kebanyakan pria suka tidak jujur akan hal itu.”

Single “Making Love”nya Mr. Reno didengarkan langsung di Youtube Channelnya Mr. Reno.

Video Lirik
https://youtu.be/ZH4Upu_1n4c

Streaming
https://artist.landr.com/music/800739794528

Facebook : Ashareno-Nurpratama
Instagram : @renop
Twitter : @MrRenop


www.kepsir.com

Previous Article

Wainih! Star Wars Bakalan Punya Serial Live Action Berjudul The Mandalorian!

Next Article

Archive : #KEPS17 - Pertemuan Awal

MORE KEPS
EP Tiga Puluh
Read More

TIGA PULUH, Mini Album ASHARENO, Gambaran Problematika Para ‘30ers.

Seluruh proses kreatif EP Tiga Puluh ini dikerjakan oleh Ashareno dengan bantuan beberapa rekannya. Lirik & lagu ditulis sendiri oleh Ashareno, kecuali untuk lagu Tak Bisa Lupakan yang ditulis oleh Aulia Nurfebrilianti yang mana adalah adik kandung dari Ashareno. Untuk urusan aransemen musik ia dibantu oleh Pandu Prayoga dari Cheery Trees dan Agung Dwi Saputra dari D'Ningrat. Proses perekaman album dilakukan seluruhnya di Lantai Dua Music Production. Sementara untuk pengerjaan mixing & mastering digarap di E-Music Id oleh Vino Mareza.