fbpx

Kolaborasi bareng Lintang Larasati, Dunianudia rilis “Senandika Tanpa Khotbah”

dunianudia - senandika tanpa khotbah
Doc. Dunianudia

Dunianudia;

“Lakukan sesuatu” seperti kata Mark Manson dalam bukunya “The Subtle Art of Not Giving a F*ck”. Tertulis juga dalam buku tersebut, pengarang Tim Ferris pernah bertanya kepada seorang novelis yg pernah menulis lebih dari 70 novel. Bagaimana cara tetap menginspirasi dan selalu konsisten? Dia menjawab “200 kata yang kacau parah setiap hari”.

Nah “Lakukan sesuatu” menjadi kunci mengapa Nudia Muntaza menulis lagu ini. Single “Senandika Tanpa Khotbah” ditulis Nudia Muntaza ketika sedang dalam kondisi yang tidak menentu, ngga tahu harus kemana atau ngapain lagi, bahkan jika kematian menjadi hal yg akan terjadi selanjutnya pun rasa-rasa bukan jadi masalah.

“Senandika Tanpa Khotbah” pada awalnya memang lagu yang ditujukan untuk memotivasi diri sendiri. Bahwasanya setelah direnungkan ternyata setiap individu diciptakan dengan tidak sia-sia. Bahkan ketika mendapati kegagalan, selain dari situ bisa belajar menjadi mahir, hal tersebut mungkin bisa kita share kepada orang lain sebagai pembelajaran.

“Jangan menyerah pada dunia,” penggalan di salah satu lirik lagu bisa diartikan seperti, tetaplah lakukan sesuatu dan percayalah bahwa kamu sedang ditunggu. Ditunggu siapa? Siapapun itu, yang mana mungkin dia bisa belajar darimu,” Nudia Muntaza mengungkapkan cerita dibalik lagu “Senandika Tanpa Khotbah”.

Sedikit berbeda dari karya-karya sebelumnya karena single kali ini sedikit mempunyai suasana pop-punk. Dunianudia juga meminta bantuan kepada Lintang Larasati (More on Mumbles/Robbrs) untuk mengisi beberapa part di vokal. Sedangkan pada isian instrumen Dunianudia mengajak Rizky Arifin (Drum), Budi Wicaksono & Rarya Laksito (Bass), Elmo Ramadhan (Synth), dan Rialdy Pradana (Gitar). Adapun lagu ini di-mixing dan mastering di Sodapop records.

Dunianudia juga bekerja sama dengan Jafolirupahe sebagai pembuat video official “Senandika Tanpa Khotbah”. Video yang hanya ditangkap melalui kamera smartphones ini bisa dinikmati di Youtube Channel Dunianudia pada tanggal 19 Juni 2019. Selain itu lagu ini juga bisa didengarkan di beberapa kanal digital, seperti Spotify, Joox, iTunes dan sebagainya.

More information:
Youtube: Dunianudia Channel
Spotify: Dunianudia ft Lintang Larasati – Senandika Tanpa Khotbah
iTunes: Dunianudia ft Lintang Larasati – Senandika Tanpa Khotbah
Joox: Dunianudia ft Lintang Larasati – Senandika Tanpa Khotbah
Soundcloud: Dunianudia ft Lintang Larasati – Senandika Tanpa Khotbah
Twitter: dunianudia
Instagram: dunianudia

Previous Article

Terbang ke Jepang! Moment perdana Ping Pong Club di ranah Internasional

Next Article

Usia 100 tahun, Dave Bartholomew, sang terompetis legendaris tutup usia

MORE KEPS
EP Tiga Puluh
Read More

TIGA PULUH, Mini Album ASHARENO, Gambaran Problematika Para ‘30ers.

Seluruh proses kreatif EP Tiga Puluh ini dikerjakan oleh Ashareno dengan bantuan beberapa rekannya. Lirik & lagu ditulis sendiri oleh Ashareno, kecuali untuk lagu Tak Bisa Lupakan yang ditulis oleh Aulia Nurfebrilianti yang mana adalah adik kandung dari Ashareno. Untuk urusan aransemen musik ia dibantu oleh Pandu Prayoga dari Cheery Trees dan Agung Dwi Saputra dari D'Ningrat. Proses perekaman album dilakukan seluruhnya di Lantai Dua Music Production. Sementara untuk pengerjaan mixing & mastering digarap di E-Music Id oleh Vino Mareza.