fbpx
Jugo Djarot

Jugo Djarot, salah satu roster Limited Days, meluncurkan single baru ‘Aeroplane’

“Mistery is in your mind, misery’s all i can find”

Mengisahkan tentang seseorang yang menyadari bahwa hal-hal yang menyenangkan tidak lagi di rasakan saat ini.

Lagu Aeroplane miliknya Jugo Djarot ini dibuat dalam konteks hubungan sepasang kekasih. Terpenggal kalimat, “Mistery is in your mind, misery’s all i can find” yang menandakan bahwa ia tidak dapat menduga apa isi pikiran kekasihnya, dan ia hanya menemukan kesengsaraan.

Aeroplane - Jugo Djarot
Aeroplane – Jugo Djarot

Seperti pendahulunya “Dinner for Two”, lirik Aeroplane cenderung melankoli dengan dibalut irama jangly yang cheerful sehingga memberikan esensi satir. Hal ini merupakan ciri khas Jugo dalam berkisah. Sama halnya dengan single “Busana” yang mengisahkan tentang seorang penguntit dengan irama bossa yang menggoda dan seductive.

Tanpa bermaksud mengaitkan, Aeroplane dirasa sangat relevan bila dikaitkan dengan kondisi pandemik COVID-19 saat ini. Banyak dari aktivitas menyenangkan di luar rumah yang tidak lagi dapat dirasakan karena anjuran stay at home sebagai antisipasi dampak COVID-19.

Jugo juga meluncurkan video musik untuk lagu Aeroplane yang ia lakukan secara mandiri di rumah. Dengan konsep video yang digarap secara minimalis ini Juga mengatakan dalam siaran persnya bahwa video musik ini bertujuan untuk mendukung anjuran stay at home dan mengingatkan kepada penonton dan pendengar bahwa aktivitas yang menyenangkan dapat dilakukan di rumah.


More information:
Instagram: @jugodjarot

Previous Article
ARTWORK - EMOTIONS

Tarrarin 'Svmmerdose' dan Abraham Kevin 'Idol' mengajak luapkan emosi melalui single, 'Emotions'

Next Article
Goodnight Electric Dok. Goodnight Electric

Misteria, album baru yang tak terencana Goodnight Electric

MORE KEPS
EP Tiga Puluh
Read More

TIGA PULUH, Mini Album ASHARENO, Gambaran Problematika Para ‘30ers.

Seluruh proses kreatif EP Tiga Puluh ini dikerjakan oleh Ashareno dengan bantuan beberapa rekannya. Lirik & lagu ditulis sendiri oleh Ashareno, kecuali untuk lagu Tak Bisa Lupakan yang ditulis oleh Aulia Nurfebrilianti yang mana adalah adik kandung dari Ashareno. Untuk urusan aransemen musik ia dibantu oleh Pandu Prayoga dari Cheery Trees dan Agung Dwi Saputra dari D'Ningrat. Proses perekaman album dilakukan seluruhnya di Lantai Dua Music Production. Sementara untuk pengerjaan mixing & mastering digarap di E-Music Id oleh Vino Mareza.