fbpx

Grub Sebelah, kuartet indie pop dari Lampung rilis single kedua “Malam Tanpa Terpejam”

1.%2BFOTO%2BPROFIL%2BBAND%2B%25281%2529

Grub Sebelah,

indie-pop asal Pringsewu, Lampung, kembali merilis lagu kedua bertajuk “Malam Tanpa Terpejam” pada 09 Januari kemarin. Setelah melewati proses panjang pencarian player drummer hingga mematangkan konsep full band tepatnya setahun dari rilis nya lagu pertama.

“Malam Tanpa Terpejam” ini telah dirilis ke publik melalui platfrom digital Spotify, Apple Music, Itunes, Soundcloud dan kanal YouTube Grub Sebelah.

Single ini terbilang sangat berbeda dengan single pertama Gerimis dan Hujan yang full acoustic gitar,  di lagu Malam Tanpa Terpejam ini musik digarap dengan format full band dan memasukan nuasa pop-indie kental dengan chorus berirama bossas dan sedikit pemanis Rap. Proses recording mixing dan mastering dilakukan di Omah Record Adiluwih oleh Aji Cahya Fajar. Untuk penggarapan video lirik digarap sederhana oleh personil menggunakan background artwork dari Devy Ulfah.

Artwork%2BMalam%2BTanpa%2BTerpejam

Malam Tanpa Terpejam menceritakan tentang seseorang yang merindukan sosok pujaannya yang terbayang di saat malam hari, dimana perasaan rindu dan cintanya belum terungkapkan, pada bagian verse. Di bagian pre-chorus diceritakan juga sang pujaan telah memberikan harapan sehingga ia ingin bisa lebih dekat dengan pujaannya tersebut sehingga pujaannya dapat merasakan semua perasaan terpendam yang ingin ia ungkapkan. Pada bagian chorus dijelaskan dengan pengandaian biarkanlah pujangga merayu bintang dengan syair puisinya merupakan khayalan indah yang mungkin untuk saat ini sulit terjadi seperti itu pula pengharapan nya untuk dapat diijinkan bisa bersama pujaannya meskipun itu akan sulit diwujudkan namun dia berjanji menemani nya dari terang ku (muda) hingga senja ku (tua) untuk dapat menua bersama sebagai pasangan. Lalu ada bagian pre-chorus kedua dengan sedikit beat rap untuk menghantarkan rasa kerinduan yang menggebu, lirik nya pun menceritakan perasaaan rindu terpendam yang membuat dia selalu terbayang sosok pujaannya hingga dia selalu sulit untuk memejamkan matanya disaat malam.

Di Malam Tanpa Terpejam, Grub Sebelah yang di perkuat oleh Kiki (vocal), Hendri (gitar), Dzikri (gitar), Andri (bass), dan Iqbal (drummer), berkolaborasi dengan artworker, Devy Ulfah yang diberi nama No Gravity, dimana lukisan ini mengambar kan sosok wanita yang larut dalam perasaan rindunya selaras sajak puisi yang sedang ia baca hingga ia terbebas dari gravity atau tekanan apapun seperti kejernihan latar langit malam penuh bintang yang digambarkan dengan keindahan warna nebula.



More Information:
Contact : 0895352760966 (KIKI)
Email : [email protected]
Instagram : @grubsebelah @kongkikong @hendri_yhana @andriyanto1008 @arifiqbal85
Twitter : @GrubSebelahID
Facebook : Grub Sebelah

Previous Article

The Chainsmokers bocorkan kolaborasi bareng Blink-182

Next Article

Rekomendasi 7 laptop Chromebook, dari yang murah sampe yang mahal

MORE KEPS
EP Tiga Puluh
Read More

TIGA PULUH, Mini Album ASHARENO, Gambaran Problematika Para ‘30ers.

Seluruh proses kreatif EP Tiga Puluh ini dikerjakan oleh Ashareno dengan bantuan beberapa rekannya. Lirik & lagu ditulis sendiri oleh Ashareno, kecuali untuk lagu Tak Bisa Lupakan yang ditulis oleh Aulia Nurfebrilianti yang mana adalah adik kandung dari Ashareno. Untuk urusan aransemen musik ia dibantu oleh Pandu Prayoga dari Cheery Trees dan Agung Dwi Saputra dari D'Ningrat. Proses perekaman album dilakukan seluruhnya di Lantai Dua Music Production. Sementara untuk pengerjaan mixing & mastering digarap di E-Music Id oleh Vino Mareza.