fbpx

Efek Rumah Kaca rekaman bareng 4000 vokalis di Tiba-tiba Suddenly

Tiba Tiba%2BSuddenly%2BKonser%2BFoto%2BYose%2BRiandi
Tiba-Tiba Suddenly Konser / Foto : Yose Riandi

Serangkaian konser ‘Tiba-tiba Suddenly’ Efek Rumah Kaca berlanjut. Konsep konser dadakan dimulai dengan kembalinya Cholil Mahmud dari Amerika pada 2016. Konser yang sama kemudian diulangi pada 2017.

Sejauh ini, Cholil masih berdomisili di New York, Amerika Serikat. Kembalinya ke Indonesia masih ditunggu oleh penggemar efek rumah kaca (ERK) dan biasanya menjadi tur mini ERK.

Dalam seri terakhir ‘Tiba-tiba Suddenly’, konsep yang disajikan berbeda. ERK mengajak ribuan penonton yang hadir menjadi vokalis mereka, dan direkam secara live pada Selasa, 29 Januari, 201 di Ballroom Kuningan City Level 7.

ERK bukan sekadar hura-hura dalam konser bertajuk ‘Tiba-tiba Suddenly’ . Mereka memberi edukasi 4.000 penonton tentang hak cipta. Musisi James F Sundah, yang dikenal karena penguasaan hak cipta, diundang untuk menjelaskan bahwa publik yang bersangkutan dengan rekaman secara live ini memegang hak moral dan ekonomi pada rekaman ini.

ERK menyanyikan lagu-lagunya dari tiga album. Termasuk lagu-lagu yang diterbitkan khusus untuk program televisi Mata Najwa, ‘Seperti Rahim Ibu’. Najwa Shihab naik ke panggung untuk menjadi konduktor ketika lagu itu dinyanyikan. Jurnalis yang akrab disapa Nana, berkesempatan menunjukkan pesan suara Cholil melalui WhatsApp disaat menulis lagu ‘Seperti Rahim Ibu’.

Tiba Tiba%2BSuddenly%2BKonser%2BFoto%2BAchmad%2BSoni%2BAdiffa
Tiba-Tiba Suddenly Konser / Foto: Achmad Soni Adiffa

Lagu-lagu lain yang dinyanyikan termasuk Debu debu Berterbangan, Di Udara, Desember, Tubuhmu Membiru Tragis, Mosi Tidak Percaya, Sebelah Mata, Cinta Mulu, Putih dan Kuning.

Hal yang special lainnya dari konser ‘Tiba-tiba Suddenly’ ini adalah kehadiran Adrian Yunan, mantan bassis dari Efek Rumah Kaca. Adrian meninggalkan ERK tak lama setelah rilis album ketiga mereka, Sinestesia pada 2015. Dan ia kemudian ber-solo karir dan merilis debut album ‘Sintas’.

Seperti dalam rangkaian konser ‘Tiba-tiba Suddenly’ sebelumnya, kali ini juga total 3.961 tiket terjual habis, tidak termasuk para tamu. Secara total, sekitar 4.000 orang berpartisipasi dalam konser ini.

Tiba-tiba Suddenly records berhasil membuat penonton dan kita semua sadar bahwa ERK bukan hanya milik Cholil, Akbar (drummer), Poppie (bassis) atau Adrian, tetapi milik semua penggemar.


kepsir.com 

Previous Article

David Gilmour Pink Floyd lelang 120 gitar koleksinya

Next Article

KEPSPORT : Manchester United memasukkan Juan Mata ke dalam Klausul Philippe Coutinho

MORE KEPS
EP Tiga Puluh
Read More

TIGA PULUH, Mini Album ASHARENO, Gambaran Problematika Para ‘30ers.

Seluruh proses kreatif EP Tiga Puluh ini dikerjakan oleh Ashareno dengan bantuan beberapa rekannya. Lirik & lagu ditulis sendiri oleh Ashareno, kecuali untuk lagu Tak Bisa Lupakan yang ditulis oleh Aulia Nurfebrilianti yang mana adalah adik kandung dari Ashareno. Untuk urusan aransemen musik ia dibantu oleh Pandu Prayoga dari Cheery Trees dan Agung Dwi Saputra dari D'Ningrat. Proses perekaman album dilakukan seluruhnya di Lantai Dua Music Production. Sementara untuk pengerjaan mixing & mastering digarap di E-Music Id oleh Vino Mareza.