fbpx

Coldiac menyambut bulan Februari dengan perilisan single ke-3 dari album “O” berjudul “Vow”.

coldiac 1
Foto dok. Coldiac / GZZ Records

Februari. Bulan kedua ini identik dengan bulan cinta, ditandai dengan perayaan Hari Valentine. Untuk mengabadikan momen tersebut, beberapa musisi atau band merayakan acara ini dengan menerbitkan sebuah karya, dari single hingga album. Terlepas dari semuanya, sekelompok indie rock dari Malang, Coldiac, menyambutnya dengan perilisan single ke-3 dari album “O” berjudul “Vow”.

Setelah merilis album bernama O, Coldiac memperkuatnya dengan merilis single ketiganya yang berjudul “Vow”. Seperti yang terlihat dalam judul, yang diartikan sebagai sumpah sehidup semati, lagu “Vow” itu menurut mereka, merupakan gambaran dari lagu romantis yang berisi pernyataan cinta untuk seseorang.

Pemilihan lagu “Vow” bukan tanpa alasan, mengingat lagu ini telah menjadi favorit banyak pendengar, terutama ketika dibawakan secara live oleh unit indie rock ini. Selain itu, dalam isi lirik, lagu ini disajikan dalam gaya bahasa yang sederhana, lugas dan juga penuh cinta, hingga dirasa cocok sebagai soundtrack bagi mereka yang ingin melamar orang yang mereka cintai.

“Vow” dirilis secara bersamaan di berbagai saluran streaming digital sejak 31 Januari 2019 lalu melalui GZZ Records, lagu ini memiliki melodi paling cerah dibandingkan dengan single-single sebelumnya dari album O. Menariknya, selain dirilis dalam format audio , band yang meraih nominasi Best group/kolaborasi/duo R&B 2018 AMI Awards ini juga merilis video lirik untuk lagu “Vow” pada hari yang sama, melalui saluran YouTube resmi mereka.

Mengenai lirik video, estetika yang digunakan dalam video itu sendiri bernuansa visual yang sama dengan visual dari album O, yang memiliki dominasi hitam dan jingga. Bhima Bagaskara sebagai art director video ini bekerja sama dengan Iqbal Febiran untuk pelaksanaannya.

Selain itu, mereka juga menambahkan bahwa versi alternatif dari lagu “Vow” juga dirilis pada 8 Februari 2019, di berbagai saluran streaming digital. Versi terbaru ini, juga dirilis di bawah naungan GZZ Records, hadir dengan aransemen yang lebih minimalis, tanpa mengurangi romansa versi aslinya, sebagai hadiah dan ungkapan terima kasih kepada penggemar dan pendengar setia Coldiac.

Instagram : Coldiac


kepsir.com 

Previous Article

Slip-on, koleksi baru dari Paul Frank yang bebas untuk kamu mix & match

Next Article

Satwa, melanjutkan kisahnya dengan single ke tiga berjudul “Senja Sirna”

MORE KEPS
EP Tiga Puluh
Read More

TIGA PULUH, Mini Album ASHARENO, Gambaran Problematika Para ‘30ers.

Seluruh proses kreatif EP Tiga Puluh ini dikerjakan oleh Ashareno dengan bantuan beberapa rekannya. Lirik & lagu ditulis sendiri oleh Ashareno, kecuali untuk lagu Tak Bisa Lupakan yang ditulis oleh Aulia Nurfebrilianti yang mana adalah adik kandung dari Ashareno. Untuk urusan aransemen musik ia dibantu oleh Pandu Prayoga dari Cheery Trees dan Agung Dwi Saputra dari D'Ningrat. Proses perekaman album dilakukan seluruhnya di Lantai Dua Music Production. Sementara untuk pengerjaan mixing & mastering digarap di E-Music Id oleh Vino Mareza.