fbpx

Cannot Play, Mengulas Balik Kenangan Lewat Single ‘Akhiri Tuk Lanjutkan’

cannot play kepsir

Cannot Play, salah satu band alternative rock kota Bandar Lampung, Lampung ini mulai berkarya pada tahun 2013.

Sebelumnya Cannot Play sudah merilis dua single mereka yang berjudul ‘Teman’ dan ‘Mimpi’.

Dari dua single itulah yang akhirnya membawa Cannot Play menuju single ketiga mereka yang sudah mereka rilis pada 2017 lalu dengan judul ‘Akhiri Tuk Lanjutkan’.

– A D V E R T I S E M E N T-

Single ketiga tersebut mereka artikan sebagai sebuah kisah cinta yang terjadi pada sang vokalis, Shandy yang dimana ia resah akan masa lalu yang masih terngiang di benaknya, sebuah nama yang mengulas balik deretan kenangan saat memperjuangkan sesuatu yang biasa disebut “cinta”, dan akhirnya ia memutuskan untuk mengakhiri keluhnya tentang rasa sakit itu untuk cerita cinta yang baru, ~ ujar Cannot Play.

‘Akhiri Tuk Lanjutkan’ ditulis langsung oleh Shandy (vokalis) dan diaransemen oleh Dandy (gitaris), juga dibantu oleh Stefano Record yang berada di daerah Jualang, Teluk Betung, Bandarlampung.

Kalian bisa dengarkan langsung single ketiga meraka di platform musik digital kalian kayak Spotify, iTunes, Amazon, SoundCloud dan beberapa platform music lainnya.

Dukung Cannot Play di BE.KOLABORASI SEAGOWAGOW 2018, dengan cara : kirim pesan whatsapp ke Radio Sonora Lampung (0878-0002-0096) dengan format : Nama(spasi)Umur(spasi)Alamat(spasi)Cannot Play

    Baca juga :
     – BE KOLABORASI – SEAGOW AGOW 2018
     – Top Chart BE.KOLABORASI SEAGOWAGOW 2018

Previous Article

Patung John Bonham Diresmikan di Inggris, Bersamaan dengan Ulang Tahunnya yang ke-70

Next Article

10 Film Dokumenter Musik yang Menarik buat Ditonton

MORE KEPS
EP Tiga Puluh
Read More

TIGA PULUH, Mini Album ASHARENO, Gambaran Problematika Para ‘30ers.

Seluruh proses kreatif EP Tiga Puluh ini dikerjakan oleh Ashareno dengan bantuan beberapa rekannya. Lirik & lagu ditulis sendiri oleh Ashareno, kecuali untuk lagu Tak Bisa Lupakan yang ditulis oleh Aulia Nurfebrilianti yang mana adalah adik kandung dari Ashareno. Untuk urusan aransemen musik ia dibantu oleh Pandu Prayoga dari Cheery Trees dan Agung Dwi Saputra dari D'Ningrat. Proses perekaman album dilakukan seluruhnya di Lantai Dua Music Production. Sementara untuk pengerjaan mixing & mastering digarap di E-Music Id oleh Vino Mareza.