fbpx

C.O.B (Corporation Of Bleeding) Rilis Ulang Debut Album “Blood Feast”

COB BLOOD%2BFEAST

Salah satu band Death Metal lawas asal Jakarta, COB (Corporation Of Bleeding) merilis ulang debut albumnya yang berjudul “Blood Feast”. Penjualan perdana album ini bakal dimulai pada hari Jumat, 30 November 2018 di acara The Black Hole – Morbid Monster # 2, berlokasi di daerah JK7 Bar & Club – Park Regis Arion Hotel Kemang, Jakarta Selatan, mulai pada jam19.00 – selesai. 

Corporation Of Bleeding juga bakal perform di puncak acara. Sebelumnya bakal tampil Proletar, Nicrov, The Next Victim dan 2 band asal negeri Jiran Malaysia; As I End dan Kugiran D’tepi Pantai.

COB (Corporation Of Bleeding) terbentuk pada tahun 1995, tepatnya di bilangan Rawamangun, Jakarta Timur.  COB (Corporation Of Bleeding) punya arti nama yang cukup ‘mengerikan’ yakni ‘Artinya perkumpulan berdarah,’ kata sang dramer, Aloy kala itu.

COB ngusung genre Death Metal, terinspirasi band mancanegara, kayak Cannibal Corpse, Malevolent Creation, Suffocation, Brutal Truth, Testament sampe Cryptopsy.

Dikomandani sama Porry (vokal), COB udah ngelibas panggung-panggung musik cadas, baik di Jabodetabek maupun kota-kota lain  di seluruh Indonesia.

Di tahun 1997 COB (Corporation Of Bleeding) ngerilis debut album ‘Blood feast’ dalam format kaset, dirilis Sickness Production. Formasi COB kala itu Porry (vokal), Reno (gitar), Aloy (dram), dan Roni (bass).

Sekarang, 21 tahun kemudian, album “Blood Feast” dirilis ulang kedalam bentuk CD sama Virtual Records dari Jakarta yang berisikan 9 lagu, plus 1 bonus track.

Selamat menikmati kembali “Blood Feast” sambil menunggu rilisan album ke-3 COB tahun 2019.


KEPSIR.com 

Previous Article

Sound of Karma Rilis Video Klip "Terilusi"

Next Article

Perkenalkan Personel Baru, Ten2Five Comeback Dengan Single Terbaru “Kuharap”

MORE KEPS
EP Tiga Puluh
Read More

TIGA PULUH, Mini Album ASHARENO, Gambaran Problematika Para ‘30ers.

Seluruh proses kreatif EP Tiga Puluh ini dikerjakan oleh Ashareno dengan bantuan beberapa rekannya. Lirik & lagu ditulis sendiri oleh Ashareno, kecuali untuk lagu Tak Bisa Lupakan yang ditulis oleh Aulia Nurfebrilianti yang mana adalah adik kandung dari Ashareno. Untuk urusan aransemen musik ia dibantu oleh Pandu Prayoga dari Cheery Trees dan Agung Dwi Saputra dari D'Ningrat. Proses perekaman album dilakukan seluruhnya di Lantai Dua Music Production. Sementara untuk pengerjaan mixing & mastering digarap di E-Music Id oleh Vino Mareza.