fbpx

Seniman Yang Dipenjara Gara-gara Karyanya

35a76275028fe221c804ff95c3d21290.jpg

Dead Man – Chris Burden

Pada 1972, seniman asal Amerika Chris Burden ceritanya menggelar pameran di Galeri Mizuno, Los Angeles dan mengundang orang-orang untuk datang ke sana. Di sana, orang-orang dikejutkan oleh suatu kejadian di parkiran depan gedung pamer. Ada satu kantong semacam kantong mayat yang berisikan orang terjepit di aspal gara-gara tertimpa mobil.

571e4ebdf516b703e10521b981909f0c

Tentu saja orang mengerubung di lokasi kantong mayat kejepit itu berada. Mereka mengira baru saja ada kejahatan terjadi. Tak mereka ketahui bahwa di dalam kantong itu ada Chris Burden sedang melakukan seni performans. Di dekat kantong itu Chris membakar kembang api yang telah disiapkan. Menurut rencana, setelah kembang api itu mati, ia akan bangun lalu berjalan menjauhi kerumunan untuk pulang entah ke mana.
Tak tahunya ada penonton yang menelepon polisi. Tak berapa lama datanglah mobil polisi memantau apa yang terjadi. Pertunjukan bubar begitu polisi nyamperin Chris. Akhirnya ia ditangkap atas tuduhan membuat kasus palsu. Chris, seperti yang ia ceritakan dalam dokumenter singkat atas karya “Dead Man”, mengatakan ia sempat menjalani persidangan yang melelahkan sebelum akhirnya diputus bebas oleh juri.

Spencer Tunick

01c2ae1822888dfc98b986e87f0499a2

Pada 1999 seniman foto asal New York Spencer Tunick dipenjara gara-gara mau bikin foto bugil massal. Si Spencer sudah berhasil mengumpulkan 150-an orang yang mau mejeng sambil bugil di Times Square. Melihat banyak orang berbugil ria begitu, tentu polisi tak tinggal diam. Mereka mencari tahu apa sebab-musabab mereka tiba-tiba telanjang. Ternyata si Spencer lah yang meminta mereka begitu. Laman New York Times menceritakan Spencer ditangkap atas tuduhan melanggar izin keramaian karena mengumpulkan orang begitu banyak tanpa izin ke polisi. Untung model-model telanjang dadakan yang diajak Spencer tak ada yang ikut-ikut ditahan polisi. Rupanya itu bukan kali pertama Spencer berurusan sama polisi. Sebelum-sebelumnya juga pernah ditahan gara-gara mengumpulkan banyak orang untuk foto bugil massal di jalanan.

Steven Cohen

6c76f3e947666da6301747f717343713

Pada Mei 2014 lalu seniman Afrika Selatan jalan-jalan di Eiffel memakai kostum yang rada freak mirip badut Spawn sambil dituntun ayam ke mana-mana. Bagai anjing peliharaan, ayam itu diikat oleh Steven di leher, tapi ujung tali yang satu bukan buat ia genggam, melainkan ia ikatkan pada kemaluannya. Jadi si ayam itu menarik kemaluan Steven, membuatnya mau tak mau “terseret” ke manapun si ayam menghendaki.
Untuk aksi yang menghebohkan itu, Steven harus merelakan dirinya ditangkap aparat. Karya yang ia beri judul Coq/Cock itu terinspirasi oleh pengalaman personalnya bergelut dengan identitas diri sebagai gay beretnis Yahudi yang tinggal di Afrika Selatan. Cohen menduga, sebagaimana ditulis laman Artnet.com, ia ditangkap karena menggunakan ayam yang bukan kebetulan digunakan sebagai lambang negara Perancis.

Víctor “Crack” Rodríguez

6f0644221caa3c2db75e7c61ced696b2

Pada saat El Salvador mengadakan Pemilu Presiden 2014 lalu, seniman Victor “Crack” Rodriguez memilih ikut dengan cara yang tak biasa. Ia ikut urun suara, tapi bukan hasil coblosan yang ia masukkan kotak suara, melainkan kertas suara yang ia sobek-sobek dengan digigit. Aksi itu direkam oleh rekannya dan segera saja rekaman Victor mengunyah surat suara menjadi viral. Atas perbuatannya ia diancam hukuman enam tahun penjara. Mengutip laman Hyperallergic.com, Victor mengatakan ia sudah siap dengan segala konsekuensi atas perbuatannya. Ia mengatakan berbagai ancaman yang datang padanya semakin menjelaskan mengapa ia melakukan aksi protes itu.

Ai Wei Wei

371cb52942fa110d6b1e05fd40ffd632

Seniman Cina Ai Wei Wei tak sedang berkarya saat ditangkap pemerintahan komunis Tiongkok. Laman Washington Post memberitakan bahwa seniman yang vokal menentang pemerintah Tiongkok itu ditangkap di Beijing saat hendak naik pesawat ke Hongkong. Artis yang mendesain “stadion sangkar burung” untuk kejuaraan Olimpik Cina ini ditahan karena dituduh subversif melawan pemerintah Cina. Wei Wei ditahan pada April 2011, beberapa bulan setelah ajakan untuk turut serta dalam gerakan revolusi Jasmine menentang pemerintah Cina marak beredar di jagat maya. Wei Wei adalah salah satu dari 26 orang Cina yang ditahan karena gerakan Revolusi Jasmine. Di luar itu, ada puluhan orang lain menghilang, diduga ditangkap oleh aparat Cina.

Máximo Caminero

70dd39143298983a567a382d887fb6fb
Seniman asal Miami Maximo Caminero mendadak terkenal dan banyak dibicarakan setelah melakukan aksi nyeleneh di ruang pamer Perez Art Museum Miami. Ia memecahkan satu dari 16 vas karya seniman Cina termasyhur Ai Wei Wei yang tengah dipamerkan di sana. Aksi itu ia lakukan tak berapa lama setelah masuk ke dalam gedung pameran. Máximo melakukan aksi itu pada Februari 2014 lalu. Ia mengaku kesal karena seniman luar negeri mendapat sorotan yang berlebih dibanding seniman lokal. Atas aksinya itu Maximo diganjar hukuman percobaan. Setelah melakukan aksinya, belakangan ia baru tahu kalau vas yang ia pecahkan harganya Rp 13 miliar. Mengutip Hyperallergic, belakangan Máximo meminta maaf dan mengaku yang ia perbuat salah, tapi menurut Máximo yang diperbuat Ai Wei Wei juga salah karena pamornya menutup kesempatan senimanseniman lokal berkembang.     
Oleh Ananda Badudu
Photo by google 


Previous Article

Jangan Seenaknya Sebut-sebut Ini Tato Jablay

Next Article

"Natural Forces and Emotional Measurements"

MORE KEPS