RCZ : Semakin bungkam semakin beringas di negeri yang Maha Asyik (katanya …)

Semakin%2Bbungkam%2Bsemakin%2Bberingas%2Bdi%2Bnegeri%2Byang%2BMaha%2BAsyik RCZ : Semakin bungkam semakin beringas di negeri yang Maha Asyik (katanya ...)

Bungkam?

Teringat potongan syair nan kafir
“Atas Nama Musik dan Hidup Yang Penuh Kebebasan”
Demikian lantunan kata dibalut rasa bangga
Apanya yang bangga?
Apa ini akan benar benar terjadi?
Membelenggu, Membungkam, Membatasi

Apa benar negeri ini sudah benar benar ngeri?
Menjamah mana yang belum atau bahkan tidak pernah sama sekali kau daki
Bahkan menghilangkan apa itu yang dinamakan Seni.
Segala satir ironi dan lirih yang kami beri
Seakan anti dan tak kau beri kami ruang lagi
‘Tuk menyikapi segala kelucuanmu di negeri nan asik ini.

Jangan harap kami diam
Sekejam dan semanis apa paras dan ucapanmu
Secerdik dan securang apa aturanmu
Ingat kembali atas nama apa kami disini berdiri
Mengepal tangan tanpa melacurkan diri
Kembalikan kebebasan kami, kebanggaan kami, kemandirian kami

Biarkan segala caci maki ini
Menjalar di darah kami hingga ke lain generasi
Renungi lagi apa yang sudah menjadi basi
Kita suka tinggal di negeri yang asik ini
Tapi kita benci dengan sistem busuk ini
Jangan kembalikan kita semua ke zaman itu lagi!

– riot circle –

Mungkin itu sedikit ungkapan emosi dari gue ya ketika tau ada rencana RUU Permusikan yang sangat sangat useless aja sih. Yaa mungkin gue ungkapin biar lebih indah aja ya walaupun masih kelewat ngaco sih karena gue bener-bener gk ahli dalam menyusun kata-kata, tapi setidaknya mengurangi umpatan nan frontal untuk para pencetus dan pendukung di balik RUU Permusikan ini.. Tidak perlu lagi dijabarkan mana pasal pasal karet dan memang tidak perlu dijabarkan lagi karena memang TIDAK PENTING.

Read more …



kepsir.com