Column : Rambut Sama Hitam Tapi Hati Siapa yang Tahu???

PICT POST NEW 2018 B PANJI Column : Rambut Sama Hitam Tapi Hati Siapa yang Tahu???

Secara global : “kita mungkin sama-sama manusia, tapi perasaan/karakter dan pola pikir kita tetaplah berbeda.”

Point diatas menurut gue cukup mewakili jika tak ada orang yang bisa menebak perasaan seseorang. Karena kita bukan dukun/cenayang yang terkadang sotoy hehehe. Benar bahwa setiap orang ingin dimengerti, tidak hanya wanita saja yang ingin dimengerti tetapi semua gender, tingkatan usia dan kalangan manapun pasti ingin dimengerti.

Betul?

Namun masalahnya tidak semua orang tahu apa yang kita mau. Bahkan ketika kita sudah bicara pun belum tentu orang lain bisa menangkap apa yang kita bicarakan. Apalagi jika kita tidak bicara sama sekali dan terkadang waktu pun tidak bisa menjadi pertanda bahwa kita sudah mengenal dengan baik dan tau apa yang ada dihatinya.

Kita hanyalah manusia biasa yang tak luput dari kesalahan. Ada saatnya kita ingin dimengerti dan dipahami, tidak semuanya bisa terkontrol dengan baik. Tetapi banyak orang yang tidak sadar diri dan hanya menuntut pengertian dan perhatian.

Sebanyak apapun kebaikan yang kita lakukan terhadap seseorang mungkin akan sangat jarang diingat tetapi sebaliknya kesalahan/ kejahatan yang sangat kecil sekalipun mungkin akan terus dikenang orang.

Selagi masih sama – sama berwujud manusia janganlah kita bertingkah seperti wasit atas kehidupan orang lain. Ataukah kita sudah berada di masa dunia tanpa otoritas sampai semua hal tindakan/perbuatan yang kita lakukan orang lain berhak tahu dan mengotorisasi kita?

Smash The Fascism!
Mari kita ingat kembali akan hakikat penting nya berkomunikasi? Berbicaralah. “Manusia…”


POST AUTHOR MANPANJI Column : Rambut Sama Hitam Tapi Hati Siapa yang Tahu???

Warga sipil, hobi minum-minum, rutinitas merokok.
Twitter \ Instagram