fbpx

Interview: Radio Friendly, Belajar Dari Realita di Album Perdana

Snapshot 2017 12 9 9 44 27

Radio Friendly, band asal Kota Bandar Lampung yang juga siap meluncurkan album.
Mr. Rok akhirnya berkesempatan berbincang bersamanya mengenai album perdana Radio Friendly.

Mr. Rok (R) berbincang dengan Radio Friendly (F)
__

R : Hey heyyy… Radio Friendly! 

F : Hey, Rok…  
R : Sebelumnya kenalin dulu dong, ce… 
F : Oke, di Radio Friendly ada Dede (guitar – vocal), Agus (drum), Randy (bass) dan Dicky (guitar) yang alhamdulillah jadi personil baru Radio Friendly. Hehe… 
R : Untuk Radio Friendly itu sebenernya genre-nya apasih kalo boleh tau?  
F : Mungkin bisa dibilang alternative rock kali yah, tapi khususnya yang ke arah 90s. Gitu. Hehe… 
R : Radio Friendly kan bakalan ngeluncurin album perdana nih, boleh diceritain sedikit gak mulai dari recording, packaging, distribusi dan sebagainya?  
F : Untuk recordingnya sendiri sih sebenernya udah lama, pending setengah tahunan lah. Haha… Dan untuk packagingnya masih dalam proses, lagi buat cover albumnya juga, dan untuk distribusinya sendiri sih banyak dibantu kawan-kawan.  
R : Untuk album Radio Friendly sendiri bertajuk apa sih?  
F : Nama albumnya itu “Learning From Reality”, belajar dari kenyataan. Jadi tentang keseharian aja gitu. Sosial, lingkungan sehari-hari dari kita masing-masing. Keresahan pribadi masing-masing sebenernya. Hahaha…  
R : Jadi, kapan nih kira-kira peluncuran album Radio Friendly?
F : Kalo untuk kapannya sih semoga di Desember 2017 atau tahun depan di Januari 2018. Karena kita masih proses buat ngelarin perintilan-perintilan lainnya sebagai pendukung peluncuran album kita. Yah ini juga lagi ngejer-ngejer sih. Haha… 
R : Terakhir nih, kesan dan pesan dong untuk movement kawan-kawan indie di Lampung?
F : Pokoknya terus aja berkarya, jangan bosen, nulis, bawain lagu sendiri. :))  
R : Yup, okeh… Tengkyuh buat Radio Friendly untuk waktunya. Kami tunggu dan semoga sukses, lancar peluncuran albumnya juga kedepannya.  
F : Tengkyuh kembali Rok…Rispek!  
(Mr. Rok)

 

Previous Article

Freedom, Bangkitkan Kembali Gairah Musik Underground Metro Lampung

Next Article

Hari Ini Musik Indie Sudah Gak Minor Lagi

MORE KEPS