fbpx

Interview: Phyla Project, Ingin Meninggalkan Bekas Tapak di Kota Metro Lampung

Snapshot 2017 11 20 23 27 40

Phyla Project, salah satu band britpop & popfolks asal Metro, Lampung yang di tahun ini juga sudah siap meluncurkan mini album perdananya.
Mr. Rok kali ini berkesempatan berbincang bersama Phyla Project mengenai mini album perdananya.

Mr. Rok (R) berbincang dengan Phyla Project (P)
__

R : Hallo hallo Phyla Project.

P : Hallo hallooooooo….

R : Senang sekali, akhirnya ketemu juga sama Phyla Project. Sebelumnya perkenalkan dulu dong, siapa aja sih Phyla Project itu?

P : Ada Tiara di vocal, Huda di gitar – vocal, dan Ferdi di drum.

R : Kapan nih Phyla Project terbentuk?

P : Tanggal 6, Bulan 6, Tahun 2016. Hehe…

R : Dengan mengusung jenis musik apa?

P : Pop Folks… Sebenernya sih lebih ke easy listening aja gitu. Hehe…
Tapi ya terserah teman-teman pendengar kita aja sih mau namain genre kita apa.

R : Phyla Project kan biasanya kalo lagi live atau manggung gitu nih, selalu dengan tema pakaian atau busana yang etnik-etnik gitu. Ada hal khusus gak sih kenapa harus gitu?

P : Ya kita mau mengangkat budaya kita, gitu. Salah satunya lewat busana yang kita pake pas lagi live. Kayak Tapis Lampung, Batik Lombok, dan yang lain-lainnya sih. Jadi ya kita mencoba untuk mengkombinasikan busana-busana khas Indonesia untuk kita pakai waktu kita performance.

R : Kalo untuk manggungnya sendiri atau jam terbang Phyla Project udah kemana aja sih?

P : Hehe…. Ya Alhamdulillah, sejauh ini sih yang paling jauh tuh baru sampe Palembang, di acara Maxcited Telkomsel, dan keliling-keliling Lampung sih sebenernya. Hehehe…

R : Nah, untuk Album Phyla Project gimana nih, sudah adakah atau proseskah?

P : Alhamdulillah… Baru Mini Album. Hehehe…
Dan Alhamdulillah juga, bulan Desember 2017 ini mau launching mini album Phyla Project, yang bertema Bekas Tapak. Kenapa Bekas Tapak? Karena kita mau meninggalkan karya yang membekas untuk masyarakat. Hehe…

R : Untuk waktu dan tempatnya, kapan dan dimana nih?

P : Waktunya di tanggal 16 Desember 2017, di Cafe Mama Kota Metro Lampung. Datang dooong…. Hehehe….

R : Kira-kira bakalan ada launching lainnya gak, selain di Kota Metro atau daerah lain di Lampung?

P : Rencana sih malahan kita mau ke Jogja, mau mencoba memperkenalkan karya kita ke sana. Gitu…

R : Untuk mem-publikasikan atau mendistribusikan lagu-lagu Phyla Project sendiri udah kemana aja nih?

P : Sejauh ini sih, baru publikasi lewat media sosial seperti soundcloud, instagram, dan kita juga sudah ada video klip dan sudah kita share di Youtube (Phyla Project Channel).

R : Itu kan masih mini album nih, nah kalo untuk satu album full-nya kira-kira kapan nih?

P : Semoga di tahun 2018, kita harus menyelesaikan albumnya. Hehe…

R : Terakhir nih, kesan dan pesan dong untuk movement temen-temen musisi indie di Lampung nih?

P : Apapun yang terjadi, teruslah berkarya. Sekecil apapun karya, itu sangat berharga. Juga harus legowo, tawakal dan jaga attitude.

R : Oke… Tengkyuh Phyla Project untuk bincang-bincangnya dan sukses untuk launching mini albumnya.

P : Siap… Sama-sama, rok.

(Mr. Rok)

Previous Article

Slipknot: Kami Semakin Tua dan Sakit-sakitan, Album Keenam Mungkin Bisa Jadi Album Terakhir

Next Article

Mulai Sekarang, Berhenti Bilang “Bikin Dulu, Baru Boleh Kritik”

MORE KEPS