fbpx

Kenapa sih Kita Harus Saling Maaf Memaafkan?

shaking hands KEPSIR

Tradisi saling meminta maaf di hari lebaran emang wajib di Indonesia. Bahkan mereka yang gak ngerayain Idul Fitri pun banyak yang jalanin tradisi ini. Ternyata tindakan memaafkan itu gak cuma ngasih pahala tapi juga bisa ngasih berbagai keuntungan buat badan kita.

Keuntungan dari Segi Medis

Menurut penelitian medis yang diadakan oleh MFMER (Mayo Foundation for Medical Education & Research) di Amerika, terdapat reaksi berbeda pada badan pasien yang bisa memaafkan orang lain dengan yang masih menyimpan dendam. Mereka yang sanggup memaafkan akan cenderung mengalami:
Tekanan darah menurun,
Sistem kekebalan tubuh meningkat, dan
Jantung makin sehat.

Keuntungan dari Segi Psikologis

Masih dari penelitian yang sama, pasien yang bisa memaafkan orang lain juga dapat keuntungan-keuntungan dari segi psikologis antara lain:
Kesehatan mental makin membaik,
Rasa cemas, stres, dan takut berkurang,
Mencegah munculnya gejala depresi, dan
Rasa percaya diri makin meningkat

-Advertisement-

Dendam Jangan Disimpan

Sebaliknya, mereka yang masih suka mendendam akan cenderung mendapat berbagai masalah kesehatan. Emang sih, memaafkan itu kadang jadi sesuatu yang susah buat kita lakukan. Nah biar bisa memaafkan, coba deh ikuti tips-tips berikut ini:
Berempati: coba kamu bayangkan kalau kamu di posisi orang yang gak bisa kamu maafkan itu, bisa jadi kamu juga bisa bikin kesalahan yang sama.
Berefleksi: ingat-ingat waktu dimana kamu bikin salah sama orang terus kamu dimaafin.
Cari pelampiasan: tulis kekesalan kamu di blog atau catatan pribadi, atau curhat sama teman biar kamu bisa melampiaskan kekesalanmu atau kamu juga bisa tulis di sini

Kalaupun kamu belum bisa maafin, it’s ok, terkadang memaafkan memang butuh proses & waktu yang lama. Tapi jangan kelamaan, keburu kesehatanmu bermasalah entar!

Oiyah, ngomong-ngomong, kami dari segenep kru www.kepsirproject.net mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah, Taqabbalallahu Minna wa Minkum Shiyamana wa Shiyamakum. (salimin satu-satu)

“Menyimpan dendam itu seperti meminum racun tapi berharap kalau yang bakal mati itu orang lain” – Malachy McCourt



Previous Article

Filosofi Mudik: Karena Hidup Hanya Sementara

Next Article

Suka Suka Interview Vol.4 : Anak Tiri di Kota Sendiri ?

MORE KEPS