fbpx

Dokter Bedah Memilih Mendengarkan Musik Rock Saat Operasi

df119df8fbb668cda41bfec797507494.jpg
Awal Agustus 2017 ini Spotify melansir data menarik bahwa 90% dokter bedah mendengarkan musik di ruang operasi. Fakta yang mengemuka menarik, musik rock adalah resep yang disarankan oleh dokter. 

Ketika pasien dibius di dalam ruang operasi, dokter bedah memasang lagu-lagu rock dari Metallica, Led Zeppelin, AC/DC dan Scorpions. 

Menurut sebuah survey dari Spotify dan Figure 1, rock adalah genre terpopuler yang didengarkan oleh dokter ketika sedang melakukan operasi (49%), diikuti oleh genre lain seperti pop (48%), musik klasik (43%), jazz (24%), dan R&B (21%), data ini diambil Juni 2017. 

Lewat sebuah metodologi dari Figure 1, ini platform berbagi pengetahuan untuk para profesional di bidang kesehatan, meneliti pengguna terdaftar dari aplikasi mobile mereka sepanjang bulan Juni 2017. Survei ditargetkan untuk para pengguna berdasarkan keahlian bedah dan sub-ahli dengan permintaan untuk membagikan kebiasaan mendengarkan lagu mereka di ruang operasi. 

Survey yang terdiri dari 12 pertanyaan di dalam aplikasi ini membutuhkan rata-rata 6 menit untuk menyelesaikannya, dan 73% dari responden menjawabnya dari smartphone mereka. Hampir 700 ahli bedah dan profesional medis lainnya dari 50 negara berpartisipasi dalam survey tersebut, dengan mayoritas berasal dari Amerika Serikat.

229c8bed048731865eec557c93e9efff

Menurut Dr. Alan I. Benvenisty, ahli bedah vaskular dan transplantasi di Mount Sinai Health System NYC, dikenal suka memainkan lagu-lagu rock ketika sedang mengoperasi pasien. “Nyawa orang ada di tangan saya dan mendengarkan rock membantu saya menjadi tenang sehingga perhatian penuh saya terfokus pada pasien,” katanya. “Saya mendengarkan band dari masa muda saya, dan merasakan nostalgia yang membuat saya tenang dan fokus.” 

Menurut survey yang dilakukan lewat aplikasi berbagi pengetahuan kesehatan, hampir semua (90%) dokter bedah dan residen bedah mendengarkan musik di ruang operasi, dengan mayoritas sebanyak 89% lebih memilih playlist ketimbang album. Hampir sepertiga (31%) dari dokter-dokter ini punya lebih dari lima playlist yang sering diputar. 

Lebih lanjut menurut data dari Spotify ini, rock juga terkenal di kalangan petugas medis profesional yang bertugas membius pasien selama operasi. Dokter bius, residen dokter bius, dan perawat obat bius mendengarkan musik rock selama mereka kerja (44%), sedangkan sisanya (59%) mendengarkan musik pop. 

Tentu saja keselamatan adalah yang utama. Partisipan di dalam survey mengatakan bahwa mereka menurunkan volume musik ketika terjadi hal-hal kritis di dalam operasi dan ketika muncul komplikasi. Penasaran dengan playlist dari dokter bedah di Indonesia seperti apa. 

Di bawah ini adalah playlist berisi lagu-lagu rock beragam angkatan era yang sering muncul di playlist ahli bedah yang telah dilakukan survey oleh Spotify dan Figure 1: 

“Rock You Like a Hurricane” – Scorpions
“Sweet Child O’ Mine” – Guns N’ Roses
“Just What the Doctor Ordered” – Ted Nugent
“Break on Through” – The Doors
“Paint it, Black” – The Rolling Stones
“Whole Lotta Love” – Led Zeppelin
“We Will Rock You” – Queen
“Back in Black” – AC/DC
“Cocaine” – Eric Clapton
“The Wind Cries Mary” – Jimi Hendrix
“Should I Stay or Should I Go” – The Clash
“Like a Rolling Stone” – Bob Dylan
“Rebel Rebel” – David Bowie
“Beautiful Day” – U2
“Why Can’t This Be Love” – Van Halen
“Iron Man” – Black Sabbath
“Who Are You” – The Who
“Barracuda” – Heart
“Rock and Roll All Night” – Kiss
“Tom Sawyer” – Rush
“Edge of Seventeen” – Stevie Nicks
“All Right Now” – Free
“Sympathy for the Devil” – The Rolling Stones
“Stairway to Heaven” – Led Zeppelin
“Ace of Spades” – Motörhead
“Nothing Else Matters”- Metallica
“Piece of My Heart” – Janis Joplin
“Under the Bridge” – Red Hot Chili Peppers
“American Woman” – Lenny Kravitz
“Take it on the Run” – REO Speedwagon
“Animal” – Def Leppard 

Oleh: James
Foto: Dok.Spotify, Menshealth, Fortune 

Previous Article

Bagaimana Musik Mempengaruhi Tren Fashion

Next Article

Mimpi Siang Bolong Gara-Gara Pamflet Pembagian Harta Sukarno

MORE KEPS