fbpx

7 Gig Terasyik Musisi Legendaris. Bisa Nih Kalian Coba

beatles 1 kepsir

Jadi musisi adalah satu dari sekian cita-cita yang asik di muka bumi ini. Mulai dari bikin album, gig, konser atau tour, mereka berkarya buat para fansnya.

Enggak jarang mereka bikin terkejut para fansnya dengan bikin gig di sebuah cafe atau tempat umum lainnya. Tapi beberapa musisi atau band pernah bikin gig di tempat-tempat yang anti-mainstream dan ngelakuin hal-hal di luar kebiasaan mereka.

Nah, ini dia 7 gig terasyik musisi kelas dunia versi kami:

1. Johnny Cash

Penjara rupanya nggak ngehalangin Johnny Cash buat berkarya. Gara-gara kasus drugs, doi harus mendekam di Folsom Prison. Di tempat itu, doi nulis lagu berjudul Folsom Prison Blues.

Enggak disangka, temen-temennya sepenjara doi banyak yang ngasih surat biar Johnny mainin lagu itu buat mereka. Terjadilah ‘konser’ di penjara Folsom dengan musik-musik cadas dan direkam buat dijadiin album live Johnny Cash.

Karya itu sukses besar ‘nyembuhin’ karir Cash. Lagu itu juga dapet apresiasi dari para penggemar dan kritikus seni. Gokil!

2. U2, KMarts’ Concert

Buat lo yang pengen promosi band pake cara anti-mainstream, boleh, nih, caranya U2 ditiru. Bayangin, buat promosiin world tour mereka, U2 bikin gig di super market KMart di section pakaian dalam cewek.

Momen itu terjadi pada Februari 1997 dan mereka ngebawain lagu Hey Joe. Jelas banyak cewek-cewek yang histeris karena band sebesar U2 nge-gig di tengah promo underwear diskon. Hahaha, salut!

3. The White Stripes’ One Note Show

Yang ini antara ngeselin dan bikin ngakak. Saat itu The White Stipes lagi ngadain tour di Canada. Jadwal terakhir mereka St. John’s, wilayah Newfoundland sebelum sah dianggap tour Kanada.

Menjelang konser, terlihat sound system dan alat musik disiapin. Begitu naik panggung mereka cuma mainin satu not secara bersamaan terus selesai. Hehehe, kesel nggak lo?

The White sampe rela nelpon Guinness Book of Records buat masukin momen itu sebagai rekor konser tersingkat sepanjang masa. Tapi GBR nolak, dong!

4. Rage Against the Machine at the Democratic National Convention

Konser di tengah acara politik? Yap, RATM pernah ngelakuin hal itu, sob. Saat Konvensi Partai Demokrat (yang di Amerika, lho, ya bukan yang di Indo hehe) RATM diundang buat jadi ‘pencair suasana’.

Karena berpotensi bikin kerusuhan, ada sekitar 2000 polisi anti kerusuhan di sekeliling area konser dan helikopter pengawas. Bener aja, abis konser selesai kerusuhan pun terjadi. Enam orang ditangkap gara-gara dicurigai jadi biang rusuh. Hmmm.

5. Kanye West Free Concert in Armenia

Nah, yang ini juga nggak kalah epic! Kanye West yang adalah seorang hip hop ‘ternama’ bikin konser gratis di Armenia. Konser itu digelar secara dadakan buat ngehargain instrinya Kim Kadarshian yang adalah seorang Amerika keturunan Armenia.

Terus, di tengah konsernya, Kanye nyemplung ke sungai dengan niat ngajak penonton buat nyemplung bareng juga. Sayang, polisi datang dan konser itu mendadak usai dengan alasan keselamatan warga. Yaelah.

6. The Wall Live

Pink Floyd bisa dibilang adalah band ‘pembuka jalan’ aliran progresif dan psydhelic rock. Salah satu album yang cukup ngena buat para fans Pink Floyd adalah The Wall. Setelah sekian lama Rogers Waters ngaku bukan bagian Pink FLoyd, mereka (Waters dan Pink Floyd) nge-gig bareng bawain album The Wall.

Uniknya konser itu diwarnai gimmick aksi teatrical, giant wall animation ala awarding night, dan unsur seni lainnya. Nggak salah, sih. Tapi jelas itu nggak Pink Floyd banget!

7. The Beattles’ Last Concert

Jangan ngaku fansnya The Beattles, kalo nggak tahu momen Last Concert mereka. Pada 30 Januari 1969, entah ada angin apa mereka milih manggung di atap gedung Apple Corps. Saat itu kasus ‘John and Ringo’ lagi anget-angetnya nyerang The Beattles.

Mereka nge-band di atas gedung perusahaan itu selama 42 menit. Gara-gara tindakan itu, mereka terpaksa mampir ke kantor polisi terdekat seusai gig. Buat band sebesar The Beattles jelas itu tindakan yang aneh. Tapi mengingat mereka adalah band besar, ya udahlah, jagoan mah bebas! Hehehe..

(Agung M)

Previous Article

Instagram Bakalan Perpanjang Durasi Video Sampai Satu Jam

Next Article

BE KOLABORASI - SEAGOW AGOW

MORE KEPS
EP Tiga Puluh
Read More

TIGA PULUH, Mini Album ASHARENO, Gambaran Problematika Para ‘30ers.

Seluruh proses kreatif EP Tiga Puluh ini dikerjakan oleh Ashareno dengan bantuan beberapa rekannya. Lirik & lagu ditulis sendiri oleh Ashareno, kecuali untuk lagu Tak Bisa Lupakan yang ditulis oleh Aulia Nurfebrilianti yang mana adalah adik kandung dari Ashareno. Untuk urusan aransemen musik ia dibantu oleh Pandu Prayoga dari Cheery Trees dan Agung Dwi Saputra dari D'Ningrat. Proses perekaman album dilakukan seluruhnya di Lantai Dua Music Production. Sementara untuk pengerjaan mixing & mastering digarap di E-Music Id oleh Vino Mareza.